Nasional

WASPADA! BMKG Ungkap Karakteristik Gempa Mentawai, Megathrust?

Oleh: Desta Nurwati Siamyah Selasa 25 Apr 2023, 10:53 WIB
BMKG Ungkap Karakteristik Gempa Mentawai

AYOJAKARTA.COM--Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sebelumnya melaporkan telah terjadi gempa magnitudo (M) 6,9 di Kepulauan Mentawai.

Bahkan BMKG sempat memberikan peringatan dini Tsunami akibat gempa magnitudo (M) 6,9 di Kepulauan Mentawai, namun peringatan itu sudah diakhiri.

Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono menjelaskan gempa bumi yang terjadi di Kepulauan Mentawai itu berkarakteristik gempa megathrust.

Melansir akun Twitter @DaryonoBMKG, gempa Mentawai M6,9 ini terasa di daerah Siberut, Mentawai dengan skala intensitas VI MMI.

Baca Juga: Berstatus Waspada, Tanah Bala Nias Selatan Disapu Tsunami Setinggi 11 cm Usai Gempa Mentawai

Sementara untuk di daerah Pasaman Barat, Padang Pariaman, Agam dan Padang Gempa Mentawai ini terasa dengan skala intensitas V MMI.

Data gempa bermagnitudo (M) 6,9 yang terjadi di Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat ini telah diperbaharui oleh BMKG dari sebelumnya M 7,3.

Tercatat setelah kejadian itu, terjadi setidaknya 7 kali gempa susulan di Kepulauan Mentawai dengan magnitudo terbesar M4,6.

Bahkan BMKG juga melaporkan gempa Mentawai itu mengakibatkan terjadi Tsunami setinggi 11 cm di Nias Selatan, Sumatera Utara.

Daryono menjelaskan bahwa karakteristik Gempa Mentawai ini merupakan gempa megathrust.

"Karakteristik Gempa Megathrust dengan mekanisme naik (thrust fault) di bidang kontak antar lempeng di kedalaman 23 km," ungkap Daryono melalui akun Twitter @DaryonoBMKG.

Baca Juga: Sempat Rilis Potensi Tsunami, Update Gempa M 6,9 Kepulauan Mentawai Sumatera Barat, BMKG: Dampaknya...

Gempa Mentawai ini merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia.

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa Mentawai M6,8 yg terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault)," jelas Daryono.

Sempat dikabarkan gempa Mentawai M6,9 ini berpotensi Tsunami dengan status waspada di Nias Selatan.

Kemudian, hasil pengamatan terjadi Tsunami di Tanah Bala, Nias Selatan dengan ketinggian 11 cm.

Daryono menjelaskan daerah Siberut dan Tanah Bala menunjukkan terguncang gempa dengan skala intensitas VI MMI sehingga berpotensi terjadi kerusakan bangunan.

Baca Juga: Gempa M 7,3 Guncang Kepulauan Mentawai Sumatera Barat, BMKG Sempat Rilis Peringatan Dini Tsunami

Laporan terkini BMKG menyatakan telah mengakhiri peringatan dini Tsunami akibat Gempa Mentawai sebelumnya.

"Peringatan dini TSUNAMI yang disebabkan oleh gempa mag:7.3, tanggal: 25-Apr-23 03:00:57 WIB, dinyatakan telah berakhir," laporan BMKG melalui Twitter @infoBMKG.

Untuk mengetahui kabar terkini terkait Gempa Mentawai dapat dipantau melalui akun Twitter resmi BMKG yakni @infoBMKG.***

Reporter Desta Nurwati Siamyah
Editor Kiki Dian Sunarwati