Nasional

Terungkap! Ada 2 Kontrak Politik Ganjar Pranowo dengan Megawati di Balik Pencalonan Presiden 2024, Ini Isinya

Oleh: Dyah Arum Ratri Senin 24 Apr 2023, 19:01 WIB
Ganjar Pranowo

AYOJAKARTA.COM – Nama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kini makin ramai disebut usai ditetapkan oleh PDIP sebagai kandidat calon presiden 2024.

Soal penetapan Ganjar Pranowo sebagai calon presiden 2024 diumumkan langsung oleh Ketua Umum PDIP yakni Megawati Soekarnoputri.

Di tengah ramainya nama Ganjar Pranowo sebagai calon presiden 2024 dari partai PDIP terkuak soal kabar adanya kontrak politik antara Ganjar dengan Megawati Soekarnoputri.

 Baca Juga: Disebut Telah Melakukan Intimidasi ke Keluarga Tiktoker Bima, Gubernur Lampung: Itu Kan Hanya…

Soal adanya kontrak politik antara Ganjar dengan Megawati Soekarnoputri dibalik pencalonan presiden 2024 terungkap usai wartawan senior Najwa Shihab menanyakan hal tersebut secara langsung.

Najwa Shihab bertanya kepada kepada Ganjar Pranowo soal apakah ada kontrak politik yang dijalin dengan sebuah partai seperti berikut.

“Dalam konteks penugasan ini mas Ganjar apakah ada kontrak politik yang anda lakukan dengan partai?” tanya Najwa Shihab dilansir dari laman Suara.com pada Minggu (23/4/23).

Ganjar Pranowo kemudian menjawab jika ada dua kontrak politik yang terkait dengan konstitusi dan pelayanan terhadap masyarakat.

 Baca Juga: Kasus TikToker Bima Dihentikan, Mahfud MD: Jangan Menakut-Nakuti, Jangan Diancam!

“Bu Mega tuh kontraknya hanya dua saja kok,” ujar Ganjar Pranowo.

“Apakah kita satu bisa menjaga konstitusi kita, yang kedua apakah kita bisa melayani rakyat dengan baik,” imbuhnya.

Tak hanya mengiyakan pertanyaan dari Najwa Shihab soal kontrak politik tersebut, Ganjar kemudian menghimbau untuk melihat rekam jejak.

Selain itu Ganjar Pranowo juga membenarkan soal konotasi petugas partai yang kerap disampaikan oleh Ketua Umum PDIP kepada para kader-kadernya.

Namun meski begitu Ganjar Pranowo menegaskan bahwa meski petugas partai memiliki kepentingan partai namun ia tetap selalu melayani rakyat Ketika menjabat.

“Petugas partai itu tapi konotasinya mewakili kepentingan partai dan bukan kepentingan rakyat,” kata Najwa Shihab.

Kemudian dijawab oleh Ganjar Pranowo, “Iya, nanti akan dilihat dalam sebuah rekam jejak Ketika mereka ada di jabatan publik.”

“Saya tidak berani memberikan contoh orang lain, lebih baik saya kasih contoh saya sendiri Ketika hari ini masyarakat kemudian menyampaikan protes, sesuatu kepada saya yang mungkin tidak setuju, saya layani langsung,” imbuhnya.***

Artikel ini telah tayang di Suara.com dengan judul "Terkuak! 2 Kontrak Politik Ganjar Pranowo dengan Megawati Soekarnoputri di Balik Pencalonan Presiden 2024"

Reporter Dyah Arum Ratri
Editor Aulli R Atmam