Nasional

Arus Balik Mudik Mulai Padat, Ini Himbauan Penting dari Polri bagi Para Pemudik di Jalur Trans Jawa

Oleh: Karseno AJ Minggu 23 Apr 2023, 19:36 WIB
Gambaran Mudik Lebaran yang mengalami kemacetan

AYOJAKARTA.COM - Perayaan hari Idul Fitri 1444 H telah berlalu, bagi pemudik yang akan kembali ke kota asal akan mengalami arus balik lebaran.

Sehubungan dengan periode arus mudik lebaran, Brigjenpol Aan Suhannan selaku Dirgakkum Korlantas Polri memberikan evaluasi.

Menurutnya, situasi dan penumpukan jalan serta sentra-sentral arus transportasi seperti pelabuhan dalam keadaan yang relatif terkendali.

Baca Juga: Resmi Ditunjuk jadi Capres PDIP, Ganjar Pranowo Punya PR Besar Ini untuk Menang di Pilpres 2024

Kesiapan para petugas dan instrumen yang bertugas serta terlibat secara langsung dalam operasi ketupat, membuat mudik tahun ini cukup baik.

"Secara umum, artinya arus lalu lintas masih dapat dikelola dengan baik," ujar Brigjenpol Aan Suhannan ketika memberikan penilaian.

Terkait dengan kendala-kendala yang dihadapi ketika menjelang arus mudik, Brigjenpol Aan mencatat terdapat sejumlah persoalan.

Meski sejumlah rekayasa lalu lintas telah dilakukan, lokasi rest area yang tidak cukup menampung , menyebabkan terjadinya penumpukan pemudik.

Baca Juga: Ganjar Pranowo Kasih Kode Siapa Bakal Cawapres Pendampingnya, Siapa Tuh?

Selain itu, masih menurut Brigjenpol Aan, kebiasaan pengemudi kendaraan roda dua yang berhenti di tepi jalan juga menjadi persoalan.

"Ini masih mendominasi, sehingga perilaku tersebut menyebabkan situasi arus lalu lintas mengalami hambatan," imbuh Brigjenpol Aan.

Sebagai tindak lajut terhadap perilaku pengemudi kendaraan saat arus balik yang berhenti di bahu jalan, Brigjenpol Aan Suhannan akan melakukan tindakan pencegahan.

Menurut Brigjenpol Aan, ia beserta jajarannya akan menambah patroli dan tim pengurai pada titik-titik yang menjadi pusat kemacetan.

"Kita akan terus melakukan himbauan, memberikan arahan untuk beristirahat di tempat yang tersedia," jelas Brigjenpol Aan.

Upaya yang dilakukan tersebut, menurut Brigjenpol Aan sebagai salah satu cara untuk menekan jumlah laka lantas yang terjadi saat musim lebaran.

Sampai dengan pukul 24 tanggal 23 April 2023, tercatat telah terjadi kecelakaan lalu lintas sebanyak 1888 kasus.

Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, menurut Brigjenpol Aan angka tersebut menjadi indikasi adanya penurunan.

"Kalau dibandingkan dengan tahun lalu, ini ada penurunan dari jumlah laka lantas di tahun sebelumnya yang mencapai angka 1520," jelas Brigjenpol Aan.

Penurunan jumlah laka lantas yang mencapai angka 22 persen, juga diikuti dengan penurunan pada jumlah angka kematian saat musim lebaran.

"Tingkat fatalitas juga terjadi penurunan, pada tahun 2022 sebanyak 279 meninggal dunia sedang untuk tahun ini ada 144 meninggal dunia," imbuh Brigjenpol Aan.

Dengan mengacu pada jumlah angka kematian akibat laka lantas di musim lebaran, Brigjenpol Aan menyampaikan terjadi penurunan sebesar 48 persen.

Brigjenpol Aan menambahkan, jumlah laka lantas tersebut banyak terjadi di wilayah Jawa Timur, Jawa Tengah serta Jawa Barat di urutan ketiga.

"Semakin ke Timur semakin tinggi angka kecelakaan di jalur Trans Jawa," pungkas Brigjenpol Aan seperti dikutip Ayojakarta pada Minggu, 23 April 2023 dari YouTube Metro TV. ***

Reporter Karseno AJ
Editor Aulli R Atmam