Nasional

Terjadi Lagi! Petasan Meledak di Salaman, Magelang, Belasan Rumah Rusak dan 1 Warga Terluka

Oleh: Admin Kamis 20 Apr 2023, 17:13 WIB
Rumah yang menjadi lokasi sumber ledakan petasan di Dusun Kembang 1, Jebengsari, Salaman, Magelang, Kamis (20/4/2023). (Suara Merdeka/Birru Rakaitadewa)

AYOJAKARTA.COM---Meski banyak korban berjatuhan akibat petasan ketika dinyalakan atau diproduksi, namun tak membuat kapok sejumlah pihak.

Terkini, sebuah ledakan hebat bahan bubuk mercon bahan pembuat petasan terjadi lagi. Kali ini peristiwa yang mengejutkan masyarakat itu terjadi di Desa Jebengsari, Salaman, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah pada Rabu (19/4/2023) sekitar pukul 21.00WIB.

Akibat ledakan tersebut, belasan rumah rusak parah dan 1 orang mengalami luka.

Dari olah TKP, Tim Gegana Polda Jateng menelusuri asal ledakan tersebut. Ledakan berasal dari 8kg bahan petasan.

Baca Juga: Terjadi Lagi! Ledakan Mercon di Kaliangkrik Magelang, 1 Tewas 11 Rumah Rusak: Korban Pesan 7,5Kg Bahan Petasan

Kepolisian masih terus menyelidiki kasus tersebut dan gerak cepat mengamankan pemilik rumah sekaligus pemilik sekaligus bahan petasan.

Dalam penyelidikan tersebut, aparat kepolosian juga menyita sejumlah barang bukti berupa petasan renteng yang sudah jadi.

Melansir dari instagram @kompasTv, tampak kerusakan bangunan yang cukup parah akibat ledakan tersebut. Sebuah rumah terlihat hancur, bahkan atapnya jebol dan nyaris ambruk.

Ledakan akibat bahan petasan ini menambah daftar panjang tragedi memilukan akibat petasan yang meledak.

Baca Juga: Ledakan Mercon di Magelang Hancurkan 11 Rumah dan Tewaskan 1 Orang, Polisi Beri Imbauan Penting

Pada akhir Maret lalu,  terjadi ledakan di desa Giriwarno, Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang akibat petasan atau mercon. Akibat ledakan ini 11 rumah hancur dan 1 korban jiwa.

Sebelumnya pada Februari, kasus ledakan bubuk mercon juga terjadi di Dusun Sadeng, Desa Karangbendo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, jawa Timur. Sebanyak 4 korban tewas dan masih satu keluarga akibat peristiwa tragis itu.

Reporter Admin
Editor Kiki Dian Sunarwati