Nasional

Elektabilitas Tergerus Piala Dunia U-20, Santri di Jawa Masih Dukung Ganjar Pranowo untuk Pilpres 2024

Oleh: Linda Wati Kamis 13 Apr 2023, 17:32 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo

AYOJAKARTA.COM - Ganjar Pranowo salah satu kader yang digadang-gadang menjadi bakal capres 2024.

Meski elektabilitasnya sempat menurun karena pembatalan Piala Dunia U-20, tetapi tentu masih banyak pendukung Ganjar Pranowo untuk maju capres di 2024.

Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) merilis hasil survei terkait dukungan Muslim di Jawa untuk Ganjar Pranowo.

Baca Juga: Sempat Bermasalah dengan Utang Politik, Sandiaga Uno Justru Akan Jadi Cawapres Anies Baswedan?

Dilansir dari siaran pers SMRC pada Kamis, 13 April 2023, Prof.Saiful Mujani menyebut bahwa mayoritas ada 60 persen warga muslim Jawa yang memilih Gubernur Jawa Tengah ini untuk maju pada capres 2024.

Dalam survei ini, Saiful Mujani membaginya dengan tiga kelompok sosial.

Kelompok respondennya antara lain santri, priyayi, dan abangan.

Ada 52,4 persen warga muslim di Jawa yang mengaku santri, 22,3 persen mengaku priyayi dan 1,4 persen mengaku abangan.

 Baca Juga: Diwacanakan Maju Pilpres 2024 Bareng Anies Baswedan, Sandiaga Uno Minta Restu ke Sosok Ini

Dalam tabulasi siang, disebutkan bahwa dari 52,3 persen santri di Jawa, 60 persen memilih Ganjar Pranowo, sebanyak 20 persen memilih Prabowo Subianto, dan 15 persen memilih Anies Baswedan. Sementara itu ada 5 persen tidak menjawab.

Begitu juga dengan kelompok Abangan, yang mana sebanyak 58 persen memilih Ganjar Pranowo, 11 persen Prabowo, Anies Baswedan 14 persen dan tidak menjawab sebanyak 16 persen.

Untuk kalangan priyayi, ada sebanyak 59 persen yang memilih Gubernur Jawa Tengah, 0 persen Prabowo Subianto dan 19 persen Anies Baswedan, untuk yang tidak menjawab ada sebanyak 22 persen.

Saiful mengungkapkan bahwa Gubernur Jawa Tengah ini mayoritas didukung oleh ketiga responden itu.

“Ganjar didukung oleh mayoritas santri, abangan dan priyayi,” ujarnya.

Kendati demikian Saiful menyebut bahwa perbedaan memilih dari ketiga responden itu tidak penting. Ketiganya sama-sama dominan memilih Ganjar.

“Ada memang warga yang menganggap dirinya santri, abangan dan priyayi. Tapi itu tidak punya efek berarti dalam perilaku memilih di pemilihan Presiden,” pungkasnya.***

Reporter Linda Wati
Editor Aulli R Atmam