AYOJAKARTA.COM - Slamet Tohari alias Mbah Slamet, dukun palsu pengganda uang ini tengah menjadi perbincangan publik.
Bagaimana tidak, Mbah Slamet yang merupakan seorang pria asal Banjarnegara, Jawa Tengah ini telah menjadi dukun palsu dan menipu korbannya dengan iming-iming dapat menggandakan uang hingga menelan korban jiwa.
Dukun palsu Mbah Slamet, dalam motif penggandaan uangnya diketahui kini telah menelan 12 korban jiwa.
Namun, kini terungkap bagaimana siasat licik Mbah Slamet dalam membunuh korbannya.
Dikabarkan bahwa Slamet Tohari telah membuka praktek dukun ini sejak 2020.
Ia mengiklankan praktek dukun tersebut dibantu oleh salah seorang temannya yang mempromosikannya melalui Facebook.
Korban diiming-imingi dapat digandakan uangnya dari Rp70 juta menjadi Rp5 miliar.
Setelah korban mendatanginya, kemudian Slamet Tohari mengajaknya ke kebun dengan alasan melakukan ritual.
Ritual tersebut dilakukan selama kurang lebih satu jam dan hanya ngobrol-obrol saja.
“Ritualnya satu jam, ritualnya cuma ngobrol-ngobrol di sini aja,” kata Slamet, dikutip dari siaran MetroTV, Kamis, 6 April 2023.
Kemudian saat sudah sekitar pukul jam 20.00 WIB, korban diminta untuk meminum air yang ternyata di dalamnya telah dicampurkan racun potas.
Baca Juga: Mengaku Tidak Tahu Menahu, Istri Dukun Pengganda Uang Bongkar Sifat Asli Sang Suami, Ternyata...
“Cuma ngobrol-ngobrol terus setelah agak malam disuruh minum kalau sudah jam setengah 8.” ujarnya.
Saat setelah minum, tak lama korban langsung meregang nyawa.
Setelah tak sadarkan diri, kemudian Slamet Tohari memastikan apakah korban masih hidup atau sudah tidak ada.
Jika sudah dipastikan korban meninggal, dukun palsu ini langsung mengubur korban di kebun miliknya itu.
Kebanyakan Slamet Tohari telah lupa nama-nama dari korbannya, karena sudah lama sejak 2020 silam.***