Nasional

Meski Dinilai Jelek dan Sempat Debat Panas, Mahfud MD Tak Ingin DPR dan Parpol Dibubarkan, Ini Alasannya

Oleh: Dyah Arum Ratri Selasa 04 Apr 2023, 16:13 WIB
Mahfud MD bahkan meminta bangsa Indonesia untuk tidak meminta DPR dibubarkan meski dalam kondisi apapun.

AYOJAKARTA.COM – Beberapa waktu lalu Mahfud MD sempat debat panas dengan Komisi III DPR RI saat Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU).

RDPU bersama DPR RI tersebut digelar pada Rabu, 29 Maret 2023.

Saat momen rapat berlangsung, sempat terjadi debat panas antara Mahfud MD dengan beberapa anggota DPR seperti salah satunya Arteria Dahlan.

Bahkan, Mahfud MD sempat emosi Ketika dirinya terus-terusan diinterupsi saat masih memberikan pernyataan.

Baca Juga: Bikin Mahfud MD Geleng-geleng Kepala, Bambang Pacul Berani Sahkan RUU Perampasan Aset Tergantung Bos Partai

Begitu emosinya, Mahfud MD sempat berujar jika dirinya selalu dikeroyok setiap kali hadir di DPR RI.

Meski begitu, rupanya Mahfud MD memiliki pandangan berbeda terhadap DPR.

Mahfud MD bahkan meminta bangsa Indonesia untuk tidak meminta DPR dibubarkan meski dalam kondisi apapun.

Hal itu disampaikan Mahfud MD saat sedang menyampaikan ceramah di masjid Kampus UGM pada Minggu, 2 April 2023.

Baca Juga: Tak Gentar! Mahfud MD Banjir Dukungan untuk Bongkar Praktik Korupsi dan TPPU, Salah Satunya dari Pihak Ini

“Banyak orang mengatakan sekarang di medsos bubarkan DPR, bubarkan partai politik. Saudara…itu adalah pilihan yang sangat jelek,” ujar Mahfud MD, dikutip dari Republika.co.id pada Selasa, 4 April 2023.

“Saya ingin tegaskan daripada tidak ada DPR, daripada tidak ada parpol lebih baik kita hidup bernegara ini mempunyai DPR dan mempunyai parpol meskipun jelek,” lanjutnya.

Pernyataan Mahfud MD tersebut bukan tanpa alasan, sebab dirinya juga menjelaskan jika di berbagai negara yang menerapkan sistem monarki justru akan menimbulkan potensi kesewenang-wenangan yang besar.

Selain itu masyarakat tidak akan mampu mengontrol diri, contohnya pada masa Khilafah Islamiah.

Baca Juga: Humor Politik 2023: Mahfud MD Harusnya Taat Peran, Saran Sujiwo Tejo Kalau Perlu Ikut Korupsi! Nah Lho!

Di mana pada masa itu pemerintah menerapkan sistem monarki yang justru menimbulkan pelanggaran serta kesewenang-wenangan yang banyak terjadi.

“Imam Hambali yang sampai sekarang kita ikuti ajaran fikihnya, dipenjara, dianiaya karena beda pendapat dengan khalifah, dan tidak ada yang berani mengontrol,” ujar Mahfud MD.

“Oleh sebab itu, jangan berpikir dalam situasi sekarang sudahlah berubah negara kita jangan menjadi demokrasi, enggak boleh, harus tetap demokrasi, pilihannya partai dan DPR harus diperbaiki bersama-sama,” imbuhnya.***

Reporter Dyah Arum Ratri
Editor Tedi Rukmana