AYOJAKARTA.COM – Berikut 10 sesar aktif di Indonesia dari Sabang sampai Merauke yang berpotensi memicu gempa mematikan.
Sesar atau patahan merupakan salah satu penyebab gempa di Indonesia, di mana sebagian besar pulau dilewati benda tersebut.
Gempa yang belakangan mengguncang Indonesia tentunya berkaitan dengan sesar aktif.
Dikutip AyoJakarta.com dari kanal Youtube Kiyora Official belum lama ini, pengertian mengenai sesar sendiri adalah sebuah patahan lapisan penyusun bumi yang mengalami pergerakan atau berubah posisi.
Seperti yang diketahui, Indonesia adalah negara yang terletak di cincin api Pasifik atau Ring of Fire.
Dimana dengan kondisi tersebut menyebabkan Indonesia dikelilingi dengan ratusan sesar aktif yang tersebar di berbagai wilayah baik di daratan maupun di lautan.
Bahkan hingga sampai dengan saat ini diketahui ada sebanyak 259 sesar aktif yang ada di seluruh Indonesia baik yang sudah dikenali maupun yang belum.
Terkait dengan sesar aktif yang sudah dikenali, berikut 10 sesar aktif yang ada di Indonesia beserta lokasinya.
1. Sesar Semangko
Sesar Semangko atau disebut juga sesar Sumatera merupakan sebuah patahan yang memotong pulau Sumatera dari Aceh hingga Lampung.
Lokasi sesar Semangko terletak membentang di sepanjang sisi barat Pulau Sumatera dengan panjang 1.900 kilometer.
Sesar Semangko sendiri teridentifikasi sebagai jenis sesar mendatar.
Baca Juga: Beginilah Jawaban Ferdy Sambo Usai Dituntut Penjara Seumur Hidup
2. Sesar Mentawai
Sesar Mentawai merupakan sesar aktif yang lokasinya berada di laut sekitar kepulauan Mentawai dan berjarak sekitar 150 kilometer dari pantai barat Sumatera.
Sesar Mentawai sendiri memanjang dari pulau-pulau Mentawai mulai dari Selatan hingga ke sekitar Utara Nias.
Kemudian untuk jenisnya, Sesar Mentawai teridentifikasi sebagai jenis sesar naik.
3. Sesar Cimandiri
Sesar Cimandiri adalah sesar aktif sepanjang 100 kilometer yang membentang dari Padalarang hingga Pelabuhan Ratu.
Sesar Cimandiri adalah sesar aktif sepanjang 100 kilometer yang membentang dari Padalarang hingga Pelabuhan Ratu.
Zona sesar Cimandiri terdiri dari banyak sekali sesar naik dan sesar mendatar dengar arah orientasi barat-timur dan timur laut-barat daya.
Sesar Cimandiri teridentifikasi sebagai jenis sesar geser.
4. Sesar Lembang
Sesar Lembang merupakan sesar aktif di wilayah Utara kota Bandung yang letaknya memanjang dari Barat ke Timur.
Sesar Lembang sendiri merupakan terusan dari ujung Utara Sesar Cimandiri dan teridentifikasi sebagai jenis sesar naik.
5. Sesar Baribis
Adalah sesar aktif yang letaknya membentang dari Kabupaten Purwakarta sampai perbukitan Baribis di Kabupaten Majalengka.
Struktur dari Sesar Baribis diperkirakan memiliki panjang sekitar 100 kilometer dan teridentifikasi sebagai jenis sesar naik.
6. Sesar Semarang
Sesar Semarang merupakan sesar yang berarah Utara-Selatan yang sejajar dengan Kaligarang, sehingga juga dikenal sebagai Sesar Kaligarang.
Keberadaan Sesar Semarang membentang dari Daerah Gajahmungkur di Utara sampai daerah Gunung Sewakul di Selatan.
7. Sesar Kendeng
Sesar Kendeng merupakan sesar yang memanjang mengarah Barat Timur dari Jawa Tengah hingga bagian barat Jawa Timur.
Sesar Kendeng bagian barat terlihat menyambung ke dalam system Sesar Semarang dan Baribis.
8. Sesar Opak
Sesar Opak merupakan sesar yang membentang dari Wonosari hingga Yogyakarta.
Sesar ini membentuk gawir memanjang berarah Barat Daya-Timur Laut yang kemudian membelok ke arah Timur dan bergabung dengan system Sesar naik Batur Agung yang sudah tidak aktif.
Selain itu Sesar Opak juga teridentifikasi sebagai jenis sesar naik.
9. Sesar Palu Koro
Sesar Palu Koro merupakan sesar yang membelah Pulau Sulawesi dan berlokasi dari Teluk Palu hingga Lembah Bone.
Baca Juga: Dianggap Bukan Penguak Utama Kasus Brigadir J oleh Kejagung, Ini Respon Penasihat Hukum Bharada E
Sesar Palu Koro merupakan struktur geologi utama di Provinsi Sulawesi Tengah.
Sesar Palu Koro menjadi patahan dengan pergerakan terbesar kedua di Indonesia, setelah patahan Yapen, Kepulauan Yapen, Papua Barat dan teridentifikasi sebagai jenis sesar mendatar
10. Sesar Sorong
Sesar Sorong adalah sesar yang membentang mulai dari Barat Laut Manokwari memotong bagian utara Kepala Burung, sampai dengan Kota Sorong dan menerus ke Selat Sagewin di Selatan Pulau Batanta.
Sesar adalah sesar paling aktif dan memiliki pergeseran segmen dengan kecepatan terbesar se-Indonesia.
Sesar ini terletak sepanjang 400 kilometer membentuk kelurusan lembah dalam dan sempit, berarah hampir barat-timur yang memotong bagian utara Kepala Burung Pulau Papua dan teridentifikasi sebagai jenis sesar geser.
Demikian informasi 10 sesar aktif di Indonesia dari Sabang sampai Merauke yang berpotensi memicu gempa mematikan.