AYOJAKARTA.COM -- Erupsi Gunung Merapi yang terjadi pada Sabtu (11/3/2023) mengejutkan masyarakat di sekitar lokasi tersebut.
Muntahan awan panas kemudian diikuti hujan abu yang akhirnya membuat beberapa wilayah di Kabupaten terdampak.
Bahkan saat erupsi awal terjadi sebuah desa Krinjing Magelang memiliki jarak pandang yang sangatlah pendek, bahkan pada video terlihat salah satu kendaraan yang melintas harus menyalakan lampu.
Namun dari beberapa kejadian yang mengikuti erupsi merapi, terdapat satu fenomena yang banyak dibicarakan oleh masyarakat yakni fenomena awan panas yang keluar dari gunung dan membentuk tokoh wayang Semar dan Petruk.
Keduanya memang sangat terkenal di dunia pewayangan, baik Semar maupun Petruk merupakan tokoh Punakawan.
Dikutip dari filsafatwayang.filsafat.ugm.ac.id (13/3/2023), kata panakawan dimaknai sebagai abdi, pana berarti tahu sedangkan kawan berarti teman.
Panakawan artinya mengabdi akan kepentingan umum, mengabdi kepada masyarakat. Harus memiliki jiwa sosial yang penuh pengabdian dan kebaktian, tidak mementingkan diri sendiri.
Fenomena masyarakat yang menyaksikan wajah semar maupun petruk dalam erupsi Gunung Merapi tersebut bisa dimaknai sebagai sebuah pertanda, namun dalam sebuah ilmu yang berhubungan dengan kesehatan hal tersebut merupakan salah satu gangguan psikologis.
Dikutip dari sebuah artikel dari laman hallosehat.com yang ditinjau secara medis oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H, para penderita Pareidolia yang didominasi oleh kaum hawa mengalami gangguan psikologis berupa seseorang dapat mengenali suatu bentuk, pola, atau objek tertentu (biasanya wajah), padahal yang dilihat adalah benda mati.
Beberapa contoh pareidolia adalah awan terlihat menyerupai sosok tertentu, rumah tampak seperti wajah manusia, motif serangga yang dianggap seperti wajah, dan bentuk pohon yang dinilai mirip dengan sosok manusia.
Gangguan pareidolia sesungguhnya tidak berbahaya, namun hal ini bisa menjadi sebuah pertanda gangguan penyakit tertentu.
Penyakit-penyakit tersebut adalah lewy body dementia dan penyakit parkinson.
Lewy body dementia merupakan sejenis penyakit pikun yakni halusinasi visual, yang gejalanya menyumbang sebanyak 70 persen dari keseluruhan pasien.
Penyakit kedua adalah parkinson, penyakit ini merupakan gangguan yang diakibatkan oleh ketidakseimbangan pada zat-zat pengatur di dalam otak manusia
Baca Juga: Kembali Terjerat Kasus Narkoba, Ammar Zoni Punya 7 Sumber Kekayaan yang Mencengangkan
Dalam sejumlah penelitian dikatakan bahwa banyak dari penderita parkinson yang melaporkan mereka sering melihat wajah atau sosok seseorang yang sebenarnya bukan manusia, melainkan benda mati.
Kendati demikian jika anda mengalami gangguan ini hanya sesekali dan tidak diikuti dengan penyakit lainnya, maka hal itu merupakan sesuatu yang normal- normal saja.***