Nasional

Update Erupsi Gunung Merapi Hari Ini, Sempat Muncul Awan Panas Menuju Arah Barat Daya

Oleh: Nisrina Harum Lestari Minggu 12 Mar 2023, 11:46 WIB
Update Erupsi Gunung Merapi

 

AYOJAKARTA.COMGunung Merapi yang terletak di perbatasan Provinsi Jawa Tengah dan Daerah istimewa Yogyakarta hingga kini masih berada dalam level siaga.

Sebagaimana diketahui, pada Sabtu (11/3/2023) Gunung Merapi mengalami erupsi pada pukul 12:12 WIB.

Hingga kini, terpantau bahwa Gunung Merapi masih menunjukkan pergerakan aktivitasnya.

Baca Juga: Gempa Bumi Guncang Tolikara Papua pada Pagi Ini, Segini Kekuatannya Menurut BMKG

Dilansir AyoJakarta.com dari akun Twitter @BPPTKG, diketahui hingga kini masih terjadi awan panas guguran Gunung Merapi.

Pada pukul 0:.11 WIB dini hari terjadi awan panas guguran di Gunung Merapi dengan jarak luncur 1300 m menuju arah Barat Daya.

Awan panas guguran terjadi kembali pada pukul 05:22 WIB menuju Barat Daya dengan jarak luncur lebih panjang dari sebelumnya, yakni 1500 meter.

Hingga pukul 07:08 WIB, guguran awan panas Gunung Merapi masih terjadi dan mengarah ke Barat Daya, jarak luncur 2000 m.

Baca Juga: Kode Bilqis Dibalas oleh Jisoo BLACKPINK, Ayu Ting Ting: Bunda Ikut Senang Nak!

Guguran awan panas Gunung Merapi masih berlanjut pada pukul 07:56 WIB dan masih menuju arah Barat Daya dengan jarak luncur yang semakin jauh yakni 2500 m.

Kemudian melansir dari laman magma.esdm.go.id, status Gunung Merapi periode Minggu (12/3/2023) waktu 00:00 – 06:00 WIB masih dalam Level III (Siaga).

Cuaca sekitar Gunung Merapi terpantau cerah dengan hembusan angin lemah menuju arah barat.

Baca Juga: Gokil! Nonton Konser BLACKPINK, Nagita Slavina Disangka Presiden Karena Hal Ini

Suhu udara di sekitar Gunung Merapi berkisar antara 16 – 20 derajat celcius, kelembaban 70-97 persen dan tekanan udara 56.7 – 676 mmHg.

Potensi bahaya akibat erupsi Gunung Merapi saat ini adalah guguran lava dan juga awan panas di sektor selatan hingga barat daya.

Adapun daerah yang berpotensi tersebut antara lain Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km.

Sementara untuk sektor Tenggara diantaranya adalah Sungai Woro maksimal 3 km dan Sungai Gendol maksimal 5 km.

Baca Juga: Ogah Pacaran, Irish Bella Ungkap Alasan Mau Terima Ammar Zoni Jadi Suami

Kemudian, lemparan material vulkanik bisa terjadi apabila ada letusan eksplosif yang mampu menjangkau radius 3 km dari puncak gunung.***

Reporter Nisrina Harum Lestari
Editor Irma Joanita