Nasional

Update Terkini Kondisi Erupsi Gunung Merapi, PVMBG: Intensitas Berkurang

Oleh: Rosandra Gisca Andyna Sabtu 11 Mar 2023, 18:38 WIB
Gunung Merapi mengalami erupsi pada pukul 12.12 WIB siang tadi, Sabtu, 11 Maret 2023.

AYOJAKARTA.COM - Gunung Merapi mengalami erupsi pada pukul 12.12 WIB siang tadi, Sabtu, 11 Maret 2023.

Dari erupsi Gunung Merapi tersebut, berbagai wilayah di sekitar Magelang terdampak hujan abu vulkanik.

Bahkan dikabarkan bahwa hujan abu vulkanik akibat erupsi Gunung Merapi juga menjangkau hingga daerah Wonosobo, Jawa Tengah.

Baca Juga: TERKINI! Gunung Merapi Erupsi, Gumpalan Asap Meluncur Arah Barat Daya, Hujan Abu dari Magelang hingga Wonosobo

Beredar pula video-video rekaman para warga yang merekam detik-detik erupsi hingga kondisi daerah yang terdampak erupsi.

Daerah di Jombang, magelang bahkan mengalami gelap gulita saat siang tadi karena tebalnya hujan abu vulkanik.

Menurut Hendra Gunawan, Humas PVMBG, seperti dilansir AyoJakarta.com pada siaran Kompas TV, intensitas erupsi Gunung Merapi kini berangsur mulai berkurang.

Baca Juga: Update Kondisi Alun-Alun dan Pemukiman Magelang Imbas Gunung Merapi Erupsi: Terdampak Semburan Abu Vulkanik

“Pasca awan panas pukul 12.12 WIB masih terjadi susulan susulan walaupun intensitasnya berkurang, jaraknya berkurang,” ujar Hendra.

Namun meski begitu, Hendra tetap meminta warga agar tetap tenang dan pihaknya akan terus melakukan pemantauan terkait kondisi Gunung Merapi.

“Namun yang perlu kami sampaikan masyarakat agar tetap tenang dan dari kami akan memantau perkembangan ini dan segera dievaluasi apakah datanya ini akan semakin meningkat atau turun atau tetap saja. Sedang kami koordinasikan,” jelas Hendra.

Baca Juga: Gunung Merapi Erupsi Siang Ini, Babadan Magelang Alami Hujan Pasir

Menurut hendra erupsi ini merupakan yang pertama kali terjadi pada siang tadi dan kemudian muncul susulan-susulannya namun tidak sebesar erupsi yang pertama pda pukul 12.12 WIB siang tadi.

Lebih lanjut Hendra mengatakan bahwa masyarakat terutama di daerah barat Gunung Merapi yang paling akan terdampak oleh abu vulkanik erupsi.

Abu vulkanik yang mengarah ke barat tersebut faktornya adalah arah angin yang sedang bergerak ke arah barat sehingga masyarakat akan terdampak.

Baca Juga: Gunung Semeru Erupsi Kurang Lebih 600 Meter, Masyarakat Diminta Menjauhi Lokasi dengan Radius 5 Km

“Namun bahaya abu ini sifatnya tidak membahayakan untuk jiwa, hanya masyarakat diimbau untuk menggunakan masker atau membersihkan abu yang ada di atap-atap rumah sehingga tidak mengganggu pernafasan,” terang Hendra.

Untuk erupsi yang terjadi hari ini menurut Hendra sama seperti erupsi sebelumnya, sudah diidentifikasi oleh pihak PVMBG ke arah selatan dan tenggara maupun ke arah barat daya.

Hal ini yang menurut Hendra perlu diukur setiap hari terkait perkembangannya dari dua sumber kubah lava tersebut yang ternyata terjadi ke arah barat daya.

Baca Juga: Gunung Semeru Kabupaten Lumajang Mengeluarkan Erupsi Setinggi 1.500 Meter

Selain mewaspadai guguran awan panas, hal lain yang perlu diwaspadai adalah banjir lahar mengingat saat ini masih memasuki musim hujan.

“Dan ini harus dipahami oleh warga sekitar Gunung merapi bahwa jika terjadi hujan maka kemungkinan lahar-lahar di sungai yang berhulu di puncak Gunung Merapi,” terangnya lagi.***

Reporter Rosandra Gisca Andyna
Editor Tedi Rukmana