AYOJAKARTA.COM---Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, hari ini (5/3/2023) melakukan pertemuan bersama.
Kedua tokoh politik tersebut tampak rukun berjalan bersama dengan bergandengan tangan.
Meskipun keduanya memiliki pandangan politik yang berbeda, keduanya tampak akur dalam satu genggaman.
Seperti yang kita ketahui partai Nasdem mengusung Anies Baswedan sebagai calon presiden (capres) pada pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.
Sedangkan Partai Gerindra sepakat mengusung Prabowo sebagai capres pada Pilpres 2024.
Dilihat dari hal tersebut keduanya jelas memiliki suatu visi politik yang berbeda.
Lantas apa yang ingin disampaikan dalam pertemuan dua tokoh politik ini ?
Dikutip AyoJakarta.com dari kanal Youtube Metro TV, melalui Ketua DPP partai Nasdem Willy Aditya menyampaikan ada beberapa makna dari pertemuan ini.
Makna dari sebuah pertemuan sesungguhnya adalah untuk bersilaturahmi. Tidak ada yang salah ketika dua sahabat bertemu dan berecngkrama bersama.
Willy Aditnya mengatakan bahwa pertemuan dua sahabat ini ingin memperlihatkan pendidikan politik yang sebenarnya.
Baca Juga: Mantap! Prabowo Unggul di Survei ARCI, Kalahkan Anies dan Ganjar Sebagai Bakal Capres 2024!
Di mana perbedaan tak menjadi penghalang untuk tak saling mendukung dan bekerja sama sebagai negara majemuk ini.
Pertemuan dua tokoh berpengaruh dalam politik ini juga memberikan dampak positif bagi kehidupan berdemokrasi.
Bagaimana menjaga komitmen untuk saling bergandengan tangan meskipun memiliki perbedaan, jangan sampai dijadikan untuk ajang saling bermusuhan.
Hal ini juga suatu bentuk menghormati keputusan politik dari masing-masing partai pada Pilpres 2024 mendatang.
Karena sadar bahwa pemilu adalah proses sirkulasi periodik, saling mendukung satu sama lain adalah bentuk politik yang dewasa.
Pertemuan ini juga ingin menujukan dan menghindari adanya isu provokatif, sifat pecah belah yang biasanya terjadi saat pemilu karena adanya perbedaan.
Dengan hal ini diharapkan kehidupan berpolitik lebih sehat, menjadikan Indonesia solid seperti apa yang pernah diperjuangkan para pendiri bangsa Indonesia.
Komitmen menghormati siapa yang akan menang dalam pemilu dan menjunjung tinggi nilai Pancasila dalam rangka membangun negeri secara bersama-sama.***