AYOJAKARTA.COM-Rencana kepindahan Ibukota dari Jakarta ke IKN (Ibu Kota Nusantara) di Kalimantan rupanya tak main-main dijalankan oleh Presiden Jokowi.
Bahkan Presiden Jokowi memberikan janji bagi PNS (Pegawai Negeri Sipil) yang akan pindah ke IKN, biaya terkait anak hingga Asisten Rumah Tangga (ART) akan ditanggung oleh negara.
Janji Presiden Jokowi untuk PNS yang pindah ke IKN tersebut disampaikan oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional atau Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Suharso Monoarfa.
Suharso menegaskan bahwa Presiden Jokowi melalui bawahannya telah menjamin akan membiayai semua kebutuhan, mulai dari anak-anak hingga ART dari PNS yang dipindahkan ke IKN.
Baca Juga: Pro Kontra Anies Baswedan Jenguk Iwet Ramadhan yang Dulu Aktif Jadi Tim Sukses Ahok dan Jokowi!
Seperti dikutip Ayojakarta.com pada akun Instagram @faktanyagoogle yang menyampaikan informasi tersebut, Suharso juga menjelaskan lebih lanjut terkait pertanggungan biaya yang dijamin oleh negara lainnya.
Menurut Suharso, selama proses pemindahan, pemerintah akan menanggung biaya seperti uang harian, biaya pengepakan, pengangkutan barang, transportasi, dan bahkan biaya penginapan selama transit di Balikpapan.
Lebih lanjut Suharso juga menambahkan bahwa bukan hanya ASN saja yang akan ditangung oleh pemerintah, tetapi pasangan ASN tersebut, dua anak, beserta seorang ART juga akan ditanggung biayanya.
Informasi tersebut pun mendapat berbagai komentar dari para warganet, baik respon positif maupun negatif.
Bahkan ada pula warganet yang mengaitkan pernyataan Suharso dengan kasus anak pejabat pajak yang kini tengah ramai.
Baca Juga: Mantap! Prabowo Unggul di Survei ARCI, Kalahkan Anies dan Ganjar Sebagai Bakal Capres 2024!
“Jadi pajak kita sekarang digunakan buat bayar ART PNS? Uwaw,” ujar salah satu warganet.
“Iya janji presiden tapi bentar lagi kan ganti presiden,” timpal akun lainnya.
Tak sedikit pula warganet yang memberikan saran dan kritiknya atas janji yang dibuat oleh Presiden Jokowi tersebut.
“Mbok ya warga sipil yang ‘membutuhkan’ ditawarin pindah ke IKN terus dikasih lapangan kerja dan fasilitas yang serupa kan malah lebih bermanfaat, itu baru namanya mensejahterakan rakyat dengan membantu yang kekurangan, bukan mengkayakan yang kaya, pliss lah lebih difilter lagi dalam mengelola keuangan negara kan kita sebagai warga sipil juga bayar pajak,” ungkap salah seorang warganet.
Baca Juga: Menakar Harga Motor Gede Harley Davidson Milik Dirjen Pajak Suryo Utomo: Ternyata Setara Mobil LCGC!
“Sebetulnya gak perlu sampe seperti ini, cukup dikasih peringatan aja kalau gak mau dipindah tugaskan ya diberhentikan terus cari asn baru, saya yakin masih banyak yang mau, lha ini kok malah dimanja,” timpal warganet lain.***