AYOJAKARTA.COM - Calon Presiden atau Capres 2024 Anies Baswedan selalu memberikan jawaban lugas dalam setiap pertanyaan yang diberikan kepadanya.
Kali ini, bersama Ahli Hukum Refly Harun, Anies Baswedan kembali memberikan jawaban yang tegas saat diberikan pertanyaan oleh para netizen.
Salah satu pertanyaan yang diterima Anies Baswedan adalah soal buzzer untuk menyerang para pengkritiknya.
Baca Juga: Anies Baswedan Dapat Ijazah Doa Dari Almarhum KH Ali Yafie, Apa Isinya?
"Jika Pak Anies jadi Presiden apakah pak Anies menggunakan relawan dan buzzer untuk menghadang sekaligus menyerang pengkritik bapak?" ujar Refly harun menyampaikan pertanyaan dari netizen.
Anies pun langsung ingin menjawab soal pertanyaan mengenai relawan dan buzzer yang ditanyakan oleh netizen.
Lagi-lagi, Anies meminta agar masyarakat bisa melihat rekam jejaknya saat menjadi Gubernur DKI Jakarta.
"Yang sudah saja, apakah selama saya bertugas menggunakan buzzer, apakah menggunakan pasukan berbayar untuk bertempur di sosial media, ndak," tegas Anies.
Bahkan, Anies meminta agar hal tersebut untuk dicek.
"Jakarta ini kelihatannya kotanya besar, tapi sesungguhnya kecil, siapa saja mengetahui yang dikerjakan orang lain," katanya.
Baca Juga: Elektabilitas Anies Baswedan Kalah dari Ganjar dan Prabowo, Tim Sukses Tak Risau dan Bilang Begini
Anies mengatakan bahwa selama ini dirinya menghormati para pembaca di media sosial dengan memberikan informasi yang akurat dan lengkap.
Menurut Anies, jika melakukan sesuatu dengan lengkap dan baik itu adalah salah satu cara kita menghormati pembaca atau netizen.
Sebaliknya, jika kita memberikan informasi yang tidak benar justru sama saja dengan merendahkan pembaca.
Baca Juga: Anies Baswedan Mengaku Dirinya yang Dulu dan Sekarang Berbeda, Maksudnya?
"Saya tidak khawatir dengan apa yang ditulis di sosial media, saya lebih memikirkan apa yang akan ditulis sejarahwan nanti dan yang akan saya pertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT," ungkapnya.
Menurutnya, apa yang dikatakan hari ini di sosial media, dua tiga minggu lagi nanti akan hilang dengan sendirinya.
Lebih lanjut, mantan Gubernur DKI Jakarta itu kembali menegaskan bahwa dia tidak menggunaka relawan aau buzzer untuk menyerang pengkritiknya.
Baca Juga: PDIP Tegas Tolak Koalisi 3 Parpol Pengusung Anies Baswedan, Kenapa? Terungkap Ini Alasannya!
"Jadi saya tidak menggunakan kemarin, otomatis bisa diprediksi besok juga gak pakai, begitu kira-kira," tegas Anies.
Untuk diketahui, nama Anies Baswedan belakangan memang menjadi sorotan publik.
Ia resmi dicalonkan Partai NasDem untuk maju di Pilpres 2024.
Anies juga sudah resmi mendapat dukungan dari Partai Demokrat dan PKS untuk maju Capres 2024. ***