AYOJAKARTA.COM---Dalam melakukan pengajuan Kredit Usaha Rakyat di bank pemberi layanan, calon debitur harus mempersiapkan sejumlah hal.
Selain kelengkapan berupa dokumen pribadi, calon debitur juga perlu memperhatikan hal penting menyangkut Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Ini penting dilakukan oleh para calon nasabah Kredit Usaha Rakyat, agar dalam proses pengajuannya memiliki peluang lolos lebih besar.
Berikut ini merupakan hal-hal penting yang perlu dipersiapkan calon nasabah sebelum memutuskan untuk memanfaatkan layanan KUR.
Baca Juga: KUR 2023 Sudah Dibuka di Lembaga Keuangan dan Bank Salah Satunya BSI, Pilih Jenis yang Mana?
Pertama, selain sudah memiliki usaha tertentu, setiap calon nasabah layanan KUR juga harus mempersiapkan Surat Izin Usaha.
Hal ini untuk memastikan rasa aman kepada bank penyedia layanan KUR, bahwa usaha serta kegiatan usaha calon nasabah bukanlah hal mengada-ada.
Calon nasabah layanan KUR juga harus memiliki catatan atau laporan keuangan yang mudah dipahami serta rapi.
Catatan atau laporan ini penting dilakukan agar bank penyedia layanan KUR bisa melihat akuntabilitas calon nasabah dalam mengelola dana KUR.
Pemisahan antara catatan keuangan pribadi dengan catatan keuangan di bidang usaha bagi calon nasabah KUR juga perlu dilakukan.
Langkah semacam ini penting dilakukan, tujuannya adalah agar profesionalisme calon nasabah dalam mengelola keuangan serta kas.
Salah satu hal penting lain yang akan menentukan lolos atau tidaknya calon nasabah KUR adalah telah memenuhi semua persyaratan administrasi.
Umumnya, rentang waktu antara pengajuan dengan pemeriksaan ke lokasi usaha calon nasabah adalah antara 7 hingga 14 hari.
Administrasi yang tidak sesuai dengan persyaratan akan membuat proses pengajuan dengan pemeriksaan akan bisa berdampak pada keterlambatan.
Baca Juga: Takut Riba? Jangan Khawatir, Ada KUR Syariah Pegadaian 2023 Lebih Unggul dengan 6 Kelebihan Berikut
Survey bank pemberi layanan KUR juga melihat kredibilitas calon nasabah dengan melalui SLIK OJK untuk menentukan lolos atau tidaknya seseorang dalam KUR.
Calon nasabah KUR perlu mengupayakan agar unit usaha yang dimilikinya juga terdaftar di layanan e commerce atau ride hailing.
Sebagai pertimbangan bank, setiap calon nasabah layanan KUR harus bisa menentukan dan memiliki tujuan jelas dari pengajuan KUR.
Agar bank penyedia layanan KUR bisa semakin mempercayai calon nasabah, perlu dilakukan perencanaan matang sebelum calon nasabah melakukan pinjaman.
Baca Juga: Jangan Lewatakan Pendaftaran KUR BNI 2023! Selain Dapat Modal Manfaatnya Bukan Main Loh
Jika calon nasabah KUR telah menjalankan usaha setidaknya 6 bulan, maka mendapat pertimbangan lebih layak oleh bank.
Selain memaksimalkan syarat administratif dan kerapihan laporan, agar pinjaman KUR bisa berpeluang untuk lolos, calon nasabah juga perlu menyediakan agunan.
Demikian seperti dirangkum Ayojakarta dari kanal Youtube MLH Channel pada Jumat, 24 Februari 2023. ***