AYOJAKARTA.COM -- Dokumen pernyataan Anies Baswedan terkiat utang piutangnya dengan Sandiaga Uno tersebar di media sosial.
Sebelumnya, Erwin Aksa selaku politikus Partai Golkar menyebut bahwa Anies Baswedan memiliki utang sebanyak Rp 50 miliar.
Namun ternyata dalam unggahan akun Twitter @Tita83079013 berupa dokumen pernyataan utang piutang dengan Sandiaga Uno tersebut menyebutkan bahwa utang Anies Baswedan lebih dari Rp 50 miliar.
Sedikitnya ada tujuh poin yang ditulis dalam surat pernyataab perjanjian utang piutang mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.
Pada poin ketiga, Anies menyebut bahwa dirinya telah meninjam dana sebesar 92 miliar.
“Dengan demikian saya mengakui total jumlah dana pinjaman I, dana pinjaman II dan dana pinjaman III adalah sebesar Rp 92 miliar," bunyi salah satu poin dalam surat pernyataan yang ditandatangani Anies.
Dana pinjaman tersebut dibagi menjadi tiga tahap, seperti yang telah disebutkan pada poin sebelumnya, yaitu pada poin satu dan dua.
Pada tahap pertama ia mengaku meminjam sebanyak 20 miliar rupiah pada 2 Januari 2017, kemudian 30 miliar rupiah pada 2 Februari 2017.
Baca Juga: Gamblang! Anies Baswedan Akhirnya Buka Suara Terkait Utang Rp50 Miliar: Bukan Uang Pak Sandi!
Lalu pada poin kedua disebutkan bahwa ia telah kembali meminjam sebesar 42 miliar dari Sandiaga Uno.
Namun pada poin terakhir, disebutkan bahwa Sandiaga Uno telah berjanji akan menghapus pinjaman tersebut jika menang dalam Pilkada DKI Jakarta 2017.
Dalam kanal YouTube Sobat Anies yang dikutip pada Sabtu, 11 Februari 2023 mantan Gubernur ini kembali menyebutkan perjanjian dalam utang piutang tersebut.
“Sebenarnya bukan pinjaman tapi dukungan yang pemberi dukungan ini meminta mencatat sebagai hutang lalu kami sampaikan bila ini dukungan untuk sebuah kampanye untuk perubahan, untuk kebaikan bila ini berhasil maka itu dicatat sebagai dukungan bila kita tidak berhasil dalam pilkada maka itu menjadi hutang yang harus dikembalikan,” kata Anies.
Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menyebut bahwa pinjaman tersebut dijamin oleh Sandiaga Uno.
Serta mengungkapkan bahwa uang fantastis itu bukan dari Sandiaga Uno.
Ada pihak ketiga yang memberikan pinjaman tersebut namun sayangnya Anies tidak menyebutkan siapa pihak ketiga tersebut.
“jadi itu dukungan tuh, siapa penjaminnya? yang menjamin pak Sandi jadi uangnya bukan dari Pak Sandi, itu ada pihak ketiga,” ujarnya.***(Linda Wati)