AYOJAKARTA.COM -- Sandiaga Uno, Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta, pernah menyinggung tentang dana yang digunakan untuk kontestasi Pilgub DKI Jakarta 2017 dan Pilpres 2019.
Sebelumnya dana yang digunakan untuk Pilgub DKI Jakarta 2017 tengah banyak di perbincangkan akibat pernyataan dari keponakan Jusuf Kala yang berprofesi sebagai Wakil Ketua Umum Partai Golongan Karya (Golkar) Erwin Aksa Mahmud.
Erwin sendiri mengungkapkan bahwa Anies Baswedan pernah meminjam dana sebanyak 50 Miliar kepada Sandiaga Uno untuk kepentingan politik pada Pilgub 2017.
Setelah pernyataan tersebut diungkapkan banyak reaksi publik yang menyoroti pernyataan dari Erwin Aksa.
Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno juga membenarkan hal tersebut dan memberikan keterangan bahwa uang tersebut sudah diikhlaskan, pernyataan Sandiaga tersebut dijelaskan pada saat menghadiri acara puncak satu abad NU.
Sandiaga Uno soal Utang Anies Baswedan
Terlepas dari pengakuan Sandiaga Uno ternyata ia pernah menyinggung utang 50M Anies Baswedan yang di ungkapkan sebelum Erwin Aksa.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Sandiaga Uno pada salah satu kesempatan di podcast raja dangdut Rhoma Irama.
Sandiaga Uno mengingatkan bahwa proses kontestasi itu bukanlah investasi yang dapat menghasilkan keuntungan.
Ia menyatakan bahwa dana yang dikeluarkan untuk kontestasi, baik menang maupun kalah, adalah dana yang harus dikhlaskan sebagai ibadah.
Baca Juga: CEK FAKTA : Buntut Panjang Utang Rp50 M, Sandiaga Uno Seret Anies Baswedan Ke Jalur Hukum?
"Saya ingatkan bahwa proses kontestasi itu bukan investasi kalau kita keluar dana baik itu menang apalagi kalah itu adalah dana yang harus kita ikhlaskan Itu bukan bukan investasi yang akan berbalik lupakan gitu,"Ujar Sandiaga Uno dikutip AyoJakarta.com dari Kanal YouTube Rhoma Irama Official pada Jumat(10/02/2023).
Sandiaga Uno mengakui bahwa inilah konsep dan niat yang ia anut saat mengeluarkan dana untuk Pilgub DKI Jakarta 2017 dan Pilpres 2019.
Dalam poadcast bersama raja dangdut tersebut Sandiaga Uno juga mengingatkan kepada para teman pengusahanya bahwa jika ingin maju pada kontestasi demokrasi hal yang harus dipastikan memiliki uang dan relakan uang itu tidak kembali.
Baca Juga: Ungkap Perjanjian Utang Rp50 Miliar Anies Baswedan pada Sandiaga Uno, Hendri Satrio: Ini Nggak Biasa
"makanya saya bilang kepada teman teman saya, pengusaha kalau mau maju di kontestasi demokrasi pastikan punya uang dan relakan ikhlaskan uang itu tidak kembali. Soalnya saya sampaikan itu," Ujar Sandiaga Uno.
Pernyataan Sandiaga Uno ini disampaikan sebelum muncul pernyataan dari Erwin Aksa, keponakan Jusuf Kalla, yang mengungkap perjanjian utang sebesar 50 Miliar yang dilakukan oleh Anies Baswedan.***(Muhammad Lazuardi Iman)