AYOJAKARTA.COM – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil atau yang biasa dikenal dengan Kang Emil masih menjadi sorotan publik setelah dikabarkan bergabung dengan Partai Golkar.
Awal mula sekaligus alasan Kang Emil masuk politik ialah lantaran kesal dengan kondisi Bandung yang kotor dan semrawut, dari situlah Kang Emil terjun ke dunia politik dengan tujuan membenahi kota kelahirannya.
Dikutip Ayojakarta.com dari kanal YouTube Abraham Samad SPEAK UP pada (31/1/23) Saat ditanya bagaimana tanggapan Kang Emil tentang banyaknya partai yang menawarkan dirinya untuk bergabung.
Baca Juga: Jaksa Tolak Pledoi Richard Eliezer, Kejujurannya Dihargai 12 Tahun Penjara
Kang Emil pun memberikan tanggapan tantang partai Golkar yang dirasa paling nyambung dengan dirinya.
“Dari semua partai yang nyambung dengan nama saya adalah Golkar. Golongan Kang Ridwan. Udah jodoh dari namanya.” ujar Kang Emil menanggapi pertanyaan dengan candaan.
Kang Emil menjelaskan bahwa ia melihat Pancasila itu di tengah merangkul semua kanan dan kiri.
Golkar dilihat sebagai partai yang paling tua dengan sistem organisasi yang sudah establish atau mapan.
Hal ini diibaratkan kalo udah mapan tinggal gimana manusia yang mengisinya.
Suami dari Atalia Praratya ini melihat bahwa dirinya mungkin bisa berkiprah lebih banyak di organisasi yang sudah establish atau mapan ini. Tinggal membawa gagasan untuk membesarkan partai tersebut.'
Kang Emil juga menyebutkan bahwa Golkar adalah partai pertama Kang Emil. Ia mendapati rasa nyamai di partai tersebut.
“Nah jadi itu rasa nyaman saya, kan selama ini saya belum berpartai. Jadi kalo diberitakan pindah-pindah ngga juga. Yang ada di setiap pilkada yang mengusung memang beda-beda tapi berlabuh menjadi anggota belum pernah, jadi Golkar adalah partai pertama saya.” ujarnya.
Poinnya itu Golkar merupakan partai tengah, partai yang paling establish, dan dilandasi dengan teori mendukung menurut kang emil
Adapun fungsi partai politik menurut Kang Emil yaitu tiga: 1. Perebutan kekuasaan , 2. Pelayanan publik, 3. Pendidikan Demokrasi.
Mayoritas partai politik sibuk dengan no.1 yaitu perebutan kekuasaan. Menurut pendapatnya, seharusnya tidak hanya poin 1 melainkan juga harus diperbanyak pada poin 2 dan 3.
Baca Juga: Gaduh Potensi Gempa Bumi M 7.0 di Wilayah IKN, Begini Penjelasan Ahli
Pertama, di Partai Golkar mempunyai Golkar Institute untuk menjadi sarana Pendidikan demokrasi, mendengarkan pemikiran ilmiah, up to date, dan relevan.
Kedua Golkar mempunyai yellow klinik, puskesmas keliling tidak ada tulisan Golkar tetapi hanya warna kuning saja karena sesuai dengan warna partai. klinik merupakan suatu bentuk pelayanan publik.
Menurut Kang Emil, tanpa menunggu Tahun 2024, Golkar sudah memperlihat poin ke-2 dan ke-3. Jadi itulah alasannya mengapa dirinya bergabung bersama Partai Golkar.
Ketika ditanya tentang bagaimana apabila Kang Emil di dukung untuk menjadi Pemimpin Indonesia. Pada intinya Kang Emil yakin kepada takdir Allah SWT yang sudah tertulis.
Berikut Gagasan besar untuk memajukan Indonesia menurut Kang Emil:
1. Menghindari pertengkaran
Menjadikan Indonesia bangsa yang mengedepankan persamaan, menghargai perbedaan.
2. Evaluasi demokrasi
Memperbaiki demokrasi yang ada di Indonesia, mengejar ketertinggalannya menuju masyarakat yang adil dan makmur
3. Kuasai ekonomi Digital
Menguasai perkembangan Digital untuk memajukan Indonesia.
4. Energi terbarukan
Itulah alasan Ridwan Kamil memilih Partai Golkar dan Gagasan besar untuk memajukan Indonesia.***