Nasional

Blak-blakan Putri Candrawathi Mencurahkan Isi Hatinya Didepan Majelis Hakim, Sampai Terharu Loh!

Oleh: Imam Safangat Rabu 25 Jan 2023, 20:18 WIB
Blak-blakan Putri Candrawathi Mencurahkan Isi Hatinya Didepan Majelis Hakim, Sampai Terharu Loh!

AYOJAKARTA.COM - Terdakwa Putri Candrawathi blak-blakan membaca nota pembelaan pribadi atau pledoi atas tuntutan delapan tahun penjara dari jaksa penunutut umum (JPU) dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
 
Di depan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Putri Candrawathi mengungkapkan isi hatinya seusai ditetapkan sebagai tersangka hingga menjadi terdakwa.
 
Bahwa dirinya merasa masih membutuhkan kasih sayang seorang anak sebagaimana semestinya menjadi orangtua.
 
Baca Juga: Prabowo Subianto Bicara Soal Pasangan Cawapres Dirinya: dengan Pak Ganjar? Kita Lihat Perkembangannya
 
"Izinkan saya dalam kesempatan ini mencurahkan isi hati saya kepada Yang Mulia Majelis Hakim.
 
Sebab, Yang Mulia adalah wakil Tuhan di dunia yang diharapkan bisa memberikan keadilan yang seadil-adilnya," kata Putri yang dikutip Ayojakarta.com dari YouTube Kompas TV pada Rabu (25/1/2023).
 
Setelah itu, Putri menjelaskan masih memiliki empat anak yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang orang tua, terutama seorang ibu.
 
Putri menceritakan anak bungsunya masih berusia setahun sepuluh bulan, yang mana tiga kakaknya juga berada di bangku sekolah.
 
Baca Juga: Jaksa Tegur Pengacara Putri Candrawathi Serahkan 12 Bukti Tambahan, Pembelaan Hakim Buat Arman Hanis Senyum
 
"Mereka tentu memerlukan kehadiran seorang Ibu di samping mereka.
 
Apalagi dalam situasi yang sangat berat seperti saat ini, anak ke-3 kami bahkan baru mengetahui Papa dan Mamanya berada di tahanan sebagai terdakwa pada bulan Oktober yang lalu," jelasnya.
 
Putri mengatakan anak-anaknya mengalami masa sulit terkait peristiwa yang menimpa kedua orang tuanya.
 
Oleh karena itu, dia meminta majelis hakim untuk memberikan kesempatan kedua memperbaiki keluarganya yang hancur akibat peristiwa tersebut.
 
"Yang Mulia, izinkan saya memperbaiki keadaan ini. Saya ingin menjadi seorang ibu yang bertanggung jawab bagi kehidupan anak-anak kami.
 
Sejak terjadinya peristiwa ini, Anak-anak kami pun tidak lepas dari kecaman, cemooh, dan hinaan yang keji," imbuhnya.***
Reporter Imam Safangat
Editor Rohmana Kurniandari