Nasional

Geger Perang Indonesia vs Australia Pecah! NKRI Lancarkan Serangan ke Garda Terdepan, Benarkah Faktanya?

Oleh: Rifqi Nur Fauzi Senin 23 Jan 2023, 12:57 WIB
Geger Perang Indonesia vs Australia Pecah! NKRI Lancarkan Serangan ke Garda Terdepan, Benarkah Faktanya?

AYOJAKARTA.COM – Beredar sebuah video di Facebook yang mengklaim bahwa telah terjadi peperangan antara Indonesia dengan Australia.

Dalam video tersebut, terlihat cuplikan video peperangan yang melibatkan banyak tentara serta mengakibatkan berbagai kerusakan.

Melalui postingan tersebut, pengunggah video menyebutkan bahwa sebuah serangan militer dilakukan oleh Indonesia terhadap Australia setelah kalah berperang di Canberra.

Baca Juga: CEK FAKTA: Video KPK Menggeledah Kantor Wali Kota Solo dan Hasilnya Kagetkan Gibran, Benarkah?

Berikut ini adalah narasi yang dibagikan melalui judul video viral tersebut:

“TERKINI !! INDONESIA VS AUSTRALIA PECAHH!! INDONESIA LANCARKAN SERANGAN KE GARDA TERDEPAN AUSTRALIA !! NKRI HARGA MATI !!”

Sebelumnya, memang beberapa kali sudah terdengar tentang isu yang mengatakan bahwa peperangan yang melibatkan Indonesia sangat mungkin terjadi suatu saat nanti.

Walaupun demikian, hingga beberapa saat lalu hubungan antara Indonesia dengan Australia cenderung dingin tanpa gesekan apapun.

Baca Juga: Terungkap! Jelang Sidang Pledoi, Ronny Talapessy Bocorkan Nota Pembelaan Richard Eliezer: Fokus pada 2 Hal Ini

Lalu, kini telah beredar sebuah video yang menyatakan bahwa telah terjadi serangan yang dilakukan oleh Indonesia kepada Australia.

Namun, benarkan informasi yang beredar tentang perang Indonesia vs Australia dalam video tersebut?

Cek Fakta

Berdasarkan analisis dan pencarian dari turnbackhoax.id, video yang bernarasi tentang perang Indonesia vs Australia tersebut merupakan hasil manipulasi dari teks berita di CNN Indonesia.

CNN Indonesia sebelumnya telah merilis berita dengan judul “Rusia Serang Balik Ukraina Habis-habisan usai Dibuat K.O di Kharkiv.”

Baca Juga: Punya Hutang Puasa Ramadan? Simak Penjelasan Ustadz Abdul Somad Berikut Ini

Sementara pengunggah video tersebut mengganti kata ‘Rusia’ menjadi ‘Indonesia’ dan kata ‘Ukraina’ menjadi ‘Australia’.

Setelah penelusuran lebih lanjut, ditemukan pula video yang ditampilkan tersebut merupakan gabungan dari cuplikan video dengan sumber yang berbeda.

Video tersebut antara lain berisi cuplikan video detik-detik proklamasi 17 Agustus di Surabaya pada tahun 2016, video latihan tentara Malaysia pada tahun 2016-2018 di Lapangsasar Kem Gemas, video Rusia membombardir markas Ukraina di Soledar dan video kebakaran area depot minyak di Bryanks Rusia.

Diketahui bahwa video-video tersebut digabungkan menjadi sebuah video baru dengan durasi 8 menit dan diberi narasi yang tidak sesuai kenyataan.

Baca Juga: Isi Nota Pembelaan Richard Eliezer dalam Melawan Tuntutan JPU sebagai Eksekutor Pada Perkara Pembunuhan Yosua

Kesimpulan

Berdasarkan fakta-fakta yang ada, informasi yang menyatakan bahwa telah terjadi serangan Indonesia terhadap Australia dan menimbulkan peperangan antar negara tidak bisa dibenarkan.

Konten ini termasuk dalam kategori konten yang menyesatkan, berisi hoaks atau informasi palsu yang tidak bisa dibuktikan kebenarannya.***

Reporter Rifqi Nur Fauzi
Editor Rohmana Kurniandari