AYOJAKARTA.COM – Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E dituntut hukuman 12 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).
Publik dibuat kecewa dengan keputusan yang diberikan oleh jaksa terhadap Richard Eliezer.
Pasalnya tuntutan Richard Eliezer yang juga sebagai justice collaborator yang seharusnya lebih rendah hukumannya dari terdakwa lainnya malah lebih berat.
Baca Juga: Curahan Hati Bunda Corla dan Ruben Onsu Ziarah Makam Olga Syahputra : Ini Anak Bunda Paling...
Diketahui bahwa terdakwa lain seperti Kuat Maruf, Ricky Rizal, dan Putri Candrawathi sebelumnya telah dituntut oleh JPU 8 tahun penjara lebih ringan dari tuntutan hukuman Bharada E.
Baru-baru ini beredar video yang menampilkan narasi bahwa sosok korban Brigadir Yosua yang telah meninggal muncul saat pembacaan tuntutan terhadap Bharada E.
Video ini viral di media sosial TikTok diunggah oleh @rmr1188 dan telah dilihat 2,2 juta dan disukai sebanyak 47 ribu pengguna TikTok.
Dalam video terlihat banyak orang berdiri menyaksikan jalannya sidang pembacaan tuntutan Richard Eliezer.
Baca Juga: Miris 3 Bocah SD Lakukan Pelecehan Seksual pada Siswi TK, Kasus Berlanjut Ke Meja Hijau
Para pendukung Bharada E tengah berteriak melayangkan protes atas tuntutan yang dilayangkan jaksa terhadap Richard Eliezer.
Dalam video disematkan narasi “SOSOK BRIGADIR J MUNCUL SAAT PEMBACAAN TUNTUTAN KEPADA ICAD.”
Tidak hanya disematkan dalam narasi video saja, caption juga disematkan melalui keterangan video.
“Kalau memang benar itu Alm. Brigadir J ia juga pasti kecewa atas tuntutan JPU ke Icad,” tulis caption dalam video dikutip AyoJakarta.com melalui unggahan TikTok @rmr1188, Minggu (20/1/2023).
Baca Juga: Sultan Akhyar Pamer Hasil Mandi Lumpur disaat Kemenkominfo Minta Konten Itu untuk Ditakedown
Video yang awalnya merekam aksi para pendukung Richard Eliezer yang dituntut 12 tahun oleh JPU kemudian beralih ke belakang.
Video tersebut menunjukkan adanya sosok yang seorang pria sedang berdiri tegap di belakang ruang sidang sambil mengamati jalannya persidangan.
Pada saat kamera menangkap sosok pria misterius tersebut, dalam video disematkan emoticon tangan yang sedang menunjuk sosok pria yang diduga diyakini sebagai Brigadir Yosua.
Tetapi belum dipastikan kebenaran dari video yang viral ini, terlebih pemilik akun menutup kolom komentar dalam video yang membuat geger ini.
Yang pasti dalam persidangan, jaksa meyakini bahwa Richard Eliezer dengan sadar tanpa ragu merampas nyawa rekannya yakni Brigadir Yosua Hutabarat dengan cara menembak.
Jaksa meminta kepada majelis hakim agar menyatakan bahwa Richard Eliezer terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana merampas nyawa Brigadir Yosua bersama dengan terdakwa lain.***