AYOJAKARTA.COM – Chuck Putranto menjadi terdakwa bersama Irfan Widyanto dalam sidang perintangan penyidikan atau Obstruction of Justice di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Melalui sidang yang bergulir bersama dengan sidang kasus pembunuhan Brigadir J, Chuck Putranto mengungkapkan alasan ia memancing pernyataan Ferdy Sambo. Benarkah efek nonton bareng atau nobar CCTV?
Chuck Putranto akui sebuah alasan mengapa ia sempat memancing Ferdy Sambo dengan sebuah pertanyaan.
Pertanyaan yang ia tanyakan pada akhirnya ia utarakan ketika ia duduk sebagai saksi terdakwa di sidang Obstruction of Justice di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Chuck Putranto yang dicerca oleh Jaksa dan juga Hakim yang akhirnya mencocokkan dengan keterangan Chuck Putranto sebelumnya.
Jaksa menanyakan alasan mengapa Chuck Putranto menanyakan terkait apakah Ferdy Sambo ikut menembak Brigadir J.
“Apa alasan saudara bertanya apakah Ferdy Sambo menembak Brigadir J?” tanya Jaksa, dikutip dari siara TV One pada Senin, 16 Januari 2023.
Baca Juga: Murka! Ferdy Sambo Penuh Kemarahan Usai Chuck Putranto Tidak Lakukan Perintah Ini
Chuck Putranto menjawab bahwa hal ini ia tanyakan untuk memancing pengakuan Ferdy Sambo yang sebenarnya dan apakah ia mau bercerita kepadanya, sebagai rekan sejawat.
“Saya bertanya apakah Bapak ikut menembak, dan dijawab tidak, ‘ah masa kamu tidak percaya,’ kurang lebih seperti itu,” terang Chuck Putranto.
Hakim pun bertanya kapan Chuck Putranto bertanya seperti itu kepada Ferdy Sambo yang mana dijawab secara berbelit, mulai dari setelah Richard Eliezer ditangkap hingga mendesak kapan tepatnya Chuck Putranto bertanya pada Sambo.
Akhirnya Chuck memastikan bahwa ia bertanya sebelum ia diperiksa Pansus terkait keterlibatannya tentang penyintangan penyidikan yang ia lakukan dalam gelar perkara kasus pembunuhan Brigadir J.
Saat ditanya alasan Chuck Putranto bertanya pada Ferdy Sambo terkait penembakan oleh Jaksa, ia akhirnya mengakui itu untuk memancing agar Ferdy Sambo bercerita kepadanya secara jujur.
Chuck Putranto mengakui bingung, setelah mengambil kembali CCTV Duren Tiga dari Polres Jakarta Selatan yang kemudian ia tonton bersama Arif Rahman, Baiquni Wibowo, dan Ridwan Soplanit.
Chuck Putranto bingung melihat rekaman CCTV dan gelar Tempat Perkara Kejadian atau TKP yang berbeda.
“Saya bingung mengapa rekaman CCTV berbeda, dengan keterangan Ferdy Sambo, juga TKP, saya sengaja memancing untuk mengetahui apa sebenarnya yang ia sembunyikan,” terang Chuck Putranto.
Sebelumnya itu, Chuck Putranto masih menjadi terdakwa pada kasus perintangan penyidikanatau obstruction of justice pada kasus pembunuhan Brigadir J yang di mana banyak nama terseret seperti Ferdy Sambo, mantan Kadiv Propam, sang istri, Putri Candrawathi, dan juga para ajudan seperti Richard Eliezer, Ricky Rizal, dan Kuat Maruf.***