AYOJAKARTA.COM – Kabar gembira di awal tahun 2023, info Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang dinantikan akhirnya terlihat hilalnya.
Sinyal rekrutmen semakin terlihat dekat saat Wakil Presiden Republik Indonesia, Maruf Amin buka suara terkait rekrutmen CPNS 2023.
Dikutip melalui menpan.go.id oleh ayojakarta.com pada 13 Januari 2023, Maruf Amin buka suara terkait informasi Calon Pegawai Negeri Sipil atau Calon Aparatur Sipil Negara (CASN).
Baca Juga: Beberapa Keutamaan Hari Jumat dan Wasiat Amalan Syekh Ali Jaber
Sebelumnya, rekrutmen PPPK menjadi sorotan karena PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kinerja) yang digunakan untuk menyerap tenaga kerja serta mengisi posisi teknis, keguruan, maupun tenaga kesehatan, memiliki perbedaan dengan ASN.
Dibandingkan dengan rekrutmen Calon Aparatur Sipil Negara (CASN), PPPK dinilai tidak menjamin untuk jangka panjang, karena tidak tersedianya jaminan hari tua, yaitu dana pensiun dan akses untuk mengajukan kredit kepemilikan rumah (KPR) karena statusnya yang merupakan pegawai kontrak.
"Yang pasti kalau untuk menjadi ASN itu terbuka untuk semua warga negara, termasuk tentu untuk PPPK. Tetapi dia juga harus memenuhi syarat-syarat untuk menjadi ASN,” tutur Wapres Maruf Amin.
Hal ini membuat sinyal bahwa seleksi CPNS atau CASN 2023 semakin dekat, dan informasi PPPK bisa menjadi ASN merupakan angin segar bagi semua PPPK yang ada.
“Di samping syarat-syarat teknis juga tentu untuk umurnya, jadi pada dasarnya dia bisa untuk bisa menjadi ASN,” kata Wapres Maruf Amin.
“Halnya yg lain harus memenuhi syarat, selain kualitas yang dibutuhkan untuk ASN, umur juga,” terang Wakil Presiden RI tersebut.
Hal ini mengisyaratkan bahwa rekrutmen CPNS 2023 akan bersifat terbuka untuk semua, termasuk PPPK yang memenuhi syarat dan kualitas.
Sementara itu, Pemerintah sebelumnya telah memastikan untuk rekrutmen CPNS 2023. Hal ini langsung dinyatakan oleh Menpan RB, Azwar Anas.
"Pemerintah sudah memutuskan untuk melakukan rekrutmen CPNS dan PPPK pada tahun 2023," tegas Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas.
Menurut Menteri PAN RB Azwar Anas, arah kebijakan pengadaan ASN tahun 2023 memberi kesempatan untuk rekrutmen talenta digital berupa data scientist secara terukur. Perekrutan calon pegawai negeri sipil (CPNS) juga akan dilakukan dengan sangat selektif.
Sejumlah variabel tertentu seperti indikator jumlah PNS yang pensiun dan pemenuhan SDM guna mendukung program strategis nasional, termasuk letak geografis dan kemampuan anggaran termasuk dalam pertimbangan rekrutmen CPNS 2023.
“Selain itu, pemerintah juga telah menyiapkan kajian terkait penataan dan pemenuhan formasi ASN Papua dan Papua Barat serta DOB Papua,” tutup Menpan RB.***