AYOJAKARTA.COM - Jaksa penuntut umum menilai pembacaan tuntutan terhadap terdakwa Bharada E alias Richard Eliezer ditunda hingga pekan depan.
Hal tersebut diputuskan usai jaksa penuntut umum meminta sidang ditunda, berkaitan belum dijalaninya satu sidang pemeriksaan terdakwa.
Dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube Kompas TV bahwa permintaan jaksa untuk menunda sidang tuntutan Eliezer diterima oleh pihak kuasa hukum Eliezer. Maka dari itu majelis hakim pun menunda sidang selama sepekan.
"Berkas perkara ini satu kesatuan karena belum ada satu pemeriksaan, Putri Xandrawathi yang sedianya diperiksa, kami minta waktu untuk membacakan tuntutan tunda satu minggu," kata jaksa di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Rabu 11 Januari 2023.
Sementara itu, kuasa hukum Bharada E, Ronny Talapessy mengatakan pihaknya mengikuti keinginan jaksa terkait pembacaan tuntutan terhadap kliennya.
"Terima kasih majelis. Kami pada prinsipnya adalah mengikuti apa yang dari jaksa penuntut umum," sahut Ronny.
Dengan demikian, Ketua Majelis Hakim PN Jaksel, Wahyu Iman Santoso mengabulkan permintaan jaksa untuk menunda persidangan hingga pekan depan.
Menurut Hakim, pembacaan tuntutan tersebut harus dilakukan jaksa kepada para terdakwa.
"Majelis memberikan waktu satu minggu dari hari ini. Jadi, minggu depan sidang yang akan datang JPU yang akan membacakan tuntutan bersama-sama terdakwa yang lain," kata Hakim Wahyu.
Selain itu, Hakim Wahyu meminta Bharada E kembali ke rumah tahanan Bareskrim Polri untuk menyiapkan mendengar tuntutan pekan depan.
"Jadi, saudara diperintahkan kembali ke dalam tahanan, dan minggu depan akan dihadirkan mendengarkan tuntutan dari JPU," imbuhnya.***