Nasional

Pembangunan Masjid Al Jabbar Terus Menjadi Sorotan, Giliran Warganet Ramai-ramai Nagih Janji ke Ridwan Kamil

Oleh: Imam Safangat Kamis 05 Jan 2023, 17:05 WIB
Pembangunan Masjid Al Jabbar terus disoal, Warganet Nagih Janji ke Ridwan Kamil

AYOJAKARTA.COM---Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mendapat kritikan dari warganet terkait dengan pembangunan Masjid Al Jabbar di Gedebage, Bandung, Jawa Barat.

Pria yang akrab disapa Kang Emil itu menjelaskan bahwa masjid yang memiliki gaya arsitektur megah tersebut dibangun menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah atau APBD.

Atas hal ini, publik terus menyoal terkait dengan kebijakan pembangunan masjid yang diketahui menggunakan dana APBD.

Baca Juga: Periksa Rumah Dinas Ferdy Sambo di Kompleks Duren Tiga, Tim Hakim dan JPU Temui Banyak Botol Miras

Dikutip Ayojakarta.com dari laman resmi suara.com dalam artikel Pro Kontra Respons Ridwan Kamil Soal Bangun Masjid Al Jabbar Pakai APBD, Blunder? diketahui ada salah satu kritik yang kebetulan dijawab oleh sang gubernur yakni dilayangkan oleh seorang pengguna Twitter bernama @Outstandjing. 

Akun tersebut mencuit kritikan bahwa dana APBD tidak seharusnya digunakan sebagai kepentingan kelompok tertentu.

"Bikin mesjid itu perbuatan mulia, dengan berwakaf jadi amal jariyah. Tapi kalau mesjid pakai dana APBD? Pembayar pajak itu berbagai kalangan.

Akad bayar pajak BUKAN akad wakaf. Kalau di agama Islam, tidak sembarang dana bisa dipakai untuk Mesjid!" bunyi cuitan akun @Outstandjing pada Minggu 1 Januari 2023.

Baca Juga: Masih Penasaran dengan Silsilah Keluarga Fajar Sad Boy yang Viral, Denny Cagur Sampai Undang Orang Ini Lho!

Ridwan Kamil mengakui pro dan kontra dalam proses pembangunan merupakan dinamika wajar. Namun imbuhnya dalam konteks Masjid Al Jabbar banyak juga warga yang setuju.

Terlebih, Emil memaparkan tak jarang pembangunan demikian berawal dari permintaan publik.

"Karena selama ini Masjid Raya Provinsi mengkudeta masjid Agung Kota Bandung. Dan itulah yang kami lakukan: memenuhi dan membangun aspirasi rakyat," kata Ridwan Kamil.

Baca Juga: Masuk Akal! Ini Alasan Ronny Talapessy Sebut Mustahil Ada Terdakwa yang Tak Lihat Ferdy Sambo Tembak Yosua

Kang Emil memaparkan beberapa pembangunan rumah ibadah dengan APBD, seperti contohnya Masjid Istiqlal dan sebuah Pura di Bali.

Alih-alih meredakan suasana, jawaban Kang Emil tersebut malah membuat situasi semakin panas. Bahkan, dalih Kang Emil dinilai blunder oleh beberapa pihak.

Salah seorang warganet mengkritik bahwa langkah sang gubernur menunjukkan dirinya tak memprioritaskan isu lain yang lebih penting seperti kemiskinan dan minimnya akses pendidikan.

Baca Juga: Harapan Ibunda Richard Eliezer Jelang Sidang Akhir Pembunuhan Brigadir Yosua: Putusan Apapun Kami Akan....

"Kang nuhun, si akang di sini sepertinya cuma mempertanyakan prioritas pembangunan bukan masalah boleh atau tidak boleh bangun masjidnya.Misal masih banyak orang yang kesulitan akses pendidikan, air bersih, transportasi umum, apakah layak kita memilih untuk memprioritaskan pembangunan rumah ibadah?" komentar warganet.

"Ya betul penggunaan dana adalah aspirasi masyarkat. Berarti mayoritas masyarakatnya masih belum sadar pentingnya transportasi publik.

Baca Juga: Viral Pencuri di Gerbong KRL Tujuan Bekasi Diamuk Anker Usai Curi HP, Warganet : Bikin Trauma!

"Bukannya saya mengesampingkan masjid ya, tapi miris aja lihat transportasi publik di Jabar amburadul," ujar lainnya senada.

Warganet lain juga menagih janji Kang Emil membenahi jalur transportasi yang kini malah ditinggal membangun masjid.

"Saya fokus ke janji pak gub yang mau bikin jalan tambang di rumpin. Realisasi janjinya gimana? Ini jalan hancur terus sama truk yang lewat batas ketentuan," timpal warganet lain.

Baca Juga: Mantan Suami Norma Risma Menampik Kisah Perselingkuhannya, Hingga Ingin Mengumpulkan Bukti-bukti, Ini Katanya

Warganet lain juga mengomentari tentang Kang Emil yang tidak memahami inti dari kritik tersebut dan dinilai berupaya keras untuk tampak gaul.

"Pak gubernur yang paling pengen keliatan gaul ini jelas nggak paham konteks kritiknya."ujar warganet.

"Permasalahan di Jabar jauh lebih banyak yang lebih penting dibanding bangun masjid dengan biaya APBD hampir 1 triliun," kritik warganet.***

Reporter Imam Safangat
Editor Kiki Dian Sunarwati