Nasional

392 Kali Gempa Susulan Guncang Jayapura Disebabkan oleh Aktivitas Sesar, Lipi: Data Sesar Aktif hanya Sedikit

Oleh: Ardiany Fitri Sholekah Kamis 05 Jan 2023, 13:35 WIB
Sejak awal tahun 2023 masyarakat Jayapura diguncang dengan gempa bumi merusak pertama dengan kekuatan Magnitudo 4,9.

AYOJAKARTA.COM - Sejak awal tahun 2023 masyarakat Jayapura diguncang dengan gempa bumi merusak pertama dengan kekuatan Magnitudo 4,9.

Daryono yang merupakan Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG kemudian menyampaikan informasi resminya, bahwa sejak tanggal 2 Januari hingga 5 Januari 2023 terjadi gempa bumi sebanyak 392 kali kemudian sebanyak 41 kali dirasakan oleh masyarakat.

Daryono pun menyampaikan informasi tersebut dalam bentuk visual yang menampilkan sebaran guncangan pada daerah pusat gempa bumi tersebut.

Dalam bentuk visualisasi tersebut dijelaskan pula beberapa sesar aktif yang menjadi penyebab gempa bumi di wilayah tersebut.

Baca Juga: Gempa Jayapura Hingga Kamis 5 Januari 2023, Total Gempa Sebanyak 392 Kali dengan 44 Kali Gempa Susulan

Beberapa sesar tersebut antara lain adalah Mamberamo Mawe, Mamberamo Djanggur dan New Guinea Trench NGT, namun berdasarkan penjelasan dari Daryono ada beberapa sesar aktif yang belum diketahui namanya berada di lepas pantai Jayapura.

Sebuah Riset Sesar Aktif Indonesia dan Peranannya Dalam Mitigasi Bencana Gempa dan Tsunami yang diterbitkan oleh LIPI Juli 2021, potensi bahaya gempa pada Papua dua kali lebih tinggi dibandingkan sesar aktif di Sumatera.

Namun, menurut riset itu, penelitian dan data sesar aktif mengenai aktivitas kegempaan di Papua sangat sedikit.

Riset mengatakan bahwa tektonik Papua didominasi oleh proses konvergensi miring dengan sudut ~60º dari Lempeng Pasifik terhadap Pulau Papua sehingga ada partisi vektor tektonik, yaitu menjadi pemendekan (shortening) dan pergerakan lateral mengiri.

Pemendekan tektonik diakomodasi oleh zona sesar anjak di Palung New Guinea dan Manokwari, zona sesar anjak-lipatan Mamberamo, dan zona sesar anjak-lipatan Papua, selain itu deformasi gaya lateral diakomodasi sesar Yapen-Sorong dan sesar Tarera Aiduna.

Baca Juga: Sesar Lembang di Jawa Barat Punya Potensi Gempa Mw 6.8: Sesar Geser Mengiri

Salah satu sesar yang merupakan penyebab gempa yang mengguncang wilayah Kaimana, Papua Barat 3 Januari 2023 dengan kekuatan 5,0 SR adalah aesar Tarera Aiduna.

Buletin Gempa Bumi dan Tsunami 2017 yang dikeluarkan oleh BMKG stasiun geofisika Angkasapura Jayapura, sesar Tarera-Aiduna merupakan sesar mendatar dari arah barat ke timur yang memanjang hingga 130 km.

Sesar Tarera Aiduna ini merupakan sambungan dari pegunungan tengah Papua dan sabuk lipatan Papua yang berada di bagian barat.

Pegunungan Tengah Papua yang memanjang ke timur hingga PNG (Papua New Guinea) atau 1300 km dengan lebar mencapai 100-150 km, dengan puncak Pegunungan Tengah mencapai 4000 m.***

Reporter Ardiany Fitri Sholekah
Editor Tedi Rukmana