AYOJAKARTA.COM – Jagad Twitter diramaikan oleh perseteruan dua orang yang pernah kerja bareng, Rizal Ramli dan Moh. Mahfud MD, yang saling melempar hujatan.
Rizal Ramli saat ini menjadi salah satu pengkritik keras pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Sementara, Mahfud MD adalah pembantu presiden sebagai Menkopolhukam.
Rizal Ramli dan Mahfud MD pernah kerja bareng semasa pemerintahan Presiden Abdurrahman ‘Gus Dur’ Wahid dan juga Presiden Jokowi. Namun, Rizal Ramli diberhentikan oleh Presiden Jokowi.
Adalah Perppu Cipta Kerja yang menjadi pemicu dua orang yang berteman itu saling lempar kata-kata makian di Twitter pada 4 Januari 2023.
Perseteruan bermula ketika Rizal Ramli mencuit di akun Twitter-nya @RamliRizal menanggapi tulisan akun Twitter @ekowboy2 pada 4 Januari yang menyebut bahwa Perppu Ciptaker merupakan pelecehan terhadap keputusah Mahkamah Konstitusi (MK).
Masih dalam kicauan tersebut, akun @ekowboy2 membawa-bawa nama Mahfud MD. “Miris sekali prof Mahfud sbg mantan hakim MK bukannya mencegah tp malah bersekongkol melawan konstitusi. Satu kata, LAWAN!!!.”
Bobot Intelektualits Mahfud MD Merosot
Rizal Ramli lantas menyambar kicauan akun @ekowboy2 itu dengan menyebut bobot intelektualitas kawannya semakin merosot.
“Saya kadang2 sedih baca begianian. Ternyata bobot intelektual kawan saya semakin merosot. Luntur di mesin cuci kekuasaan. Ironi.” Begitu tulis Rizal Ramli.
Baca Juga: Viral Video Diduga Hakim Wahyu Iman Santoso Beredar TikTok dan Twitter, Komisi Yudisial Telusuri
Kicauan Rizal Ramli tersebut mendapat tanggapan dari akun Twitter @CakNur971 dengan mengutip omongan yang dia sebut sebagai pandangan dari Mahfud MD.
“Maaf prof. Sy sepakat dg satu kenyataan prof Mahfudz, "malaikat pun akan menjadi iblis jika masuk dalam sistem yg dibangun rezim". Salut buat prof. RR yg tetap mampu menjaga rasionalitas dan intelektualitasnya,” tulis @CakNur971.
Cuitan tersebut lantas dibalas oleh Rizal Ramli dalam dua kicauan. Intinya, Rizal Ramli tidak sepakat bahwa orang yang masuk kekuasaan pasti akan rusak.
Menurut mantan Menko Maritim di pemerintahan Presiden Jokowi itu, banyak tokoh yang tidak tergoda oleh kekuasaan seperti Mohamad Hatta, Dr Tjitp Mangunkusumo, M. Natsir, Agus Salim dan lain-lain.
Lantas Rizal Ramli juga menyebut tokoh sesudah kemerdekaan yang, menurut dia, tidak tergoda oleh kekuasaan.
“Tokoh Pasca Kemerdekaan, Ir. Sutami, Jend Hoegeng, Prof Siwabesy, Prof. Mahar Marjono, Prof Slamet Iman Santoso.”
Menurut Rizal Ramli dalam kicauan selanjutnya, para tokoh sebelum dan sesudah Kemerdekaan itu telah teruji integritas, karakter, dan keberpihakan mereka kepada rakyat.
“Omongan kawan saya Mahfud bahwa semua orang akan berubah dari malaikat menjadi setan stlh masuk kekuasaan adalah penghinaan thd sejarah tokoh2 besar Indonesia,” tulis @RamliRizal.
Kicauan Rizal Ramli di Twitter itu kemudian menjadi bahan pemberitaan di media massa yang kemudian membuat Mahfud MD berang.
Rizal Ramli Makin Ngawur dan Bodoh
Dengan menyertakan berita tentang kicauan Rizal Ramli, Mahfud MD menyebut kawannya itu semakin ngawur dan bodoh. Dalam penjelasannya, Mahfud mengaku tidak pernah berpendapat bahwa setiap orang yang masuk kekuasaan akan menjadi iblis.
“Ternyata Rizal Ramli ini makin ngawur dan bodoh. Tunjukkan, kapan sy bilang bhw setiap orang yg masuk kekuasaan menjadi iblis. Gobloklah pernyataan tsb. Kapan dan dimana sy bilang bgt?. Ayo. Sy bilangnya bukan bgt lah tp begini | Konfrontasi.”
Lantas Menkopolhukam itu melanjutkan penjelasaannya tentang bahwa pernyataan ‘malaikat pun kalau masuk ke dalam sistem bisa jadi iblis’.
Baca Juga: Hakim Celetuk 'Enggak Mungkin Melihat' saat Kunjungi Kamar Putri Candrawathi, PC Siap Bebas?
“Waktu itu yg sy bilang, Jika sistem pilkada tdk diubah maka "malaikat pun kalau masuk ke dlm sistem bs jd iblis". Waktu itu (2012) sbg Ketua MK sy sampaikan itu sbg usul agar sistem pilkada diubah, sebab sistem yg ada mendorong kepala daerah korupsi shg bnyk yg masuk penjara.”
Kesewotan Mahfud MD belum berhenti sampai di situ. Dia menyebut Rizal Ramli makin merajalela ngawurnya dan merasa pintar. Mahfud kemudian menyebut bahwa dia tahu siapa Rizal Ramli itu.
“Anda RR merajalela ngawurnya krn didiamkan shg merasa pintar. Sy tahulah Anda itu siapa. Sebodoh apapun tak mungkinlah, selama pny otak, kita mengatakan bhw org yg msk kekuasaan jd iblis. Sy tdk anti kritik. Tp kalau orang menjawab dan memgritik balik jgn dituding anti kritik, ya.”
Cuitan dengan kalimat hujatan dari Mahfud MD itu kemudian dikomentari oleh akun Twitter @ChoirulAnwar999 seraya mengingatkan kedua orang yang pernah menjadi menteri pada era pemerintahan Gus Dur’.
“Pak Mahfud dan Pak RR, mestinya tidak usah saling berkata yang tidak baik, berkolaborasi aja!. Sampai saat ini kalian berdua masih diperlukan negara karena integritas dan sikap Anda.”
Dalam jawabannya terhadap cuitan itu, Mahfud MD menjelaskan kenapa dirinya marah terhadap Rizal Ramli.
“Sorry deh. Rizal Ramli yg duluan mengolok sy dgn kasar tp tanpa data. Hampir tiap hr dia mengolok org lain dgn kasar tp didiamin sj. Yg mau membalik serangan dia, dlm catatan sy, adalah Pak JK dan saya. Sesekali perlu dilawan dgn cara yg setara agar tak menyesatkan orng lain.”
Baca Juga: Petuah Mbah Moen: Rezeki Susah dan Seret? Mungkin Kamu Masih Memiliki Kebiasaan Buruk Ini di Rumah
Ternyata, perseteruan belum berhenti. Rizal Ramli kemudian yang menggapi apa yang diomongkan oleh Mahfud MD karena ‘disenggol’ oleh pengguna Twitter pada Kamis 5 Januari 2023.
Gantian Rizal Ramli yang menuding Mahfud MD merosot integritasnya dan bersedia menjadi penjilat Presiden Jokowi meski dirinya pernah menjabat sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi (MK).
“Ketawain aja Zain. Wong ndak usah diladeni,, wong panik karena membela yang tidak benar. Mantan Ketua Hakim MK kok melemahkan Keputusan MK soal Omnibus Law, dgn mendukung Perpu, hanya untuk sekedar menjilat Presiden. Logika kemana, integritas dimana?.”
Menurut Anda, kira-kira perseteruan Rizal Ramli dan Mahfud MD di jagad Twitter akan berlanjut atau tidak?