AYOJAKARTA.COM - Ferdy Sambo masih jadi sorotan dalam kasus pembunuhan Brigadir J.
Apalagi setelah Richard Eliezer berbalik melawan semua perkataan Ferdy Sambo soal kejadian di Duren Tiga.
Bahkan, Richard Eliezer mengaku diperintahkan oleh Ferdy Sambo untuk melakukan pembunuhan pada Brigadir J.
Sehingga tindakan Richard Eliezer menembak Brigadir J diduga karena takut dan mendapatkan tekanan dari Ferdy Sambo.
Hal ini menimbulkan banyaknya empati pada pria muda kelahiran 1998.
Baca Juga: Niat Singgung Richard Eliezer, Febri Diansyah Kejebak Pertanyaan Netizen: Jadi FS Benar Perintahkan Tembak?
Ahli psikologi Forensik, Reza Indragiri menyebutkan sejumlah unsur tekanan yang mungkin dirasakan Richard Eliezer.
Tak hanya tekanan dari ucapan lisan yang diucapkan oleh mantan jenderal bintang dua.
"Ekspresi muka, busana yang dikenakan, di mana tempat diberikan perintah," ucapnya dikutip AyoJakarta.com.
Sejumlah unsur tersebut diungkap bisa memberikan tekanan, terlebih jika pangkat yang jauh lebih tinggi.
Yaitu relasi atau hubungan antara Richard Eliezer dan Ferdy Sambo adalah atasan dan bawah dengan jarak yang sangat jauh.
Baca Juga: Momen Mengejutkan Sidang Ferdy Sambo Hari Ini, Hakim Bersama JPU Akan Sidak TKP Duren Tiga dan Saguling
"Dari sisi kepangkatan bagaimana?" tanya Riza Indragiri dengan tegas.
Disebutkan jika jarak pangkat ini sudah luar biasa jauh.
Sehingga perbedaan pangkat ini disebut sebagai unsur pertama yang menyebabkan tekanan.
"Otoritas pihak pemberi perintah, memainkan peran sangat dominan, sangat signifikan," ucapnya menambahkan.
"Bagi bawahan yang jauh di bawah untuk melaksanakan perintah jahat," tandasnya.***