Nasional

Ahli Psikologi Beberkan Kesaksian Saat Bertemu dengan Richard Eliezer Pertama Kali, Banyak Mainin Ini....

Oleh: Rifqi Nur Fauzi Senin 26 Des 2022, 20:19 WIB
Kesaksian Ahli Psikolog saat bertemu Richard Eliezer alias Bharada E untuk pertama kali

AYOJAKARTA.COM--Sidang lanjutan kasus pembunuhan Brigadir J kembali digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (26/12/2022).

Kali ini menghadirkan terdakwa Richard Eliezer dengan agenda mendengarkan kesaksian para ahli di bidangnya.

Dalam sidang ini, beberapa saksi ahli dihadirkan oleh penasihat hukum terdakwa Richard Eliezer, termasuk Liza Marielly Djaprie.

Baca Juga: Semakin Lawak di Persidangan, Ucapan Kuat Ma’ruf Picu Gelak Tawa Audiens : Saya Ikhlas di Bawah Rata-rata

Ahli Psikologi Klinis, Liza Marielly Djaprie memberikan kesaksiannya dalam sidang lanjutan kasus pembunuhan terhadap Brigadir J dengan terdakwa Richard Eliezer.

Dikutip AyoJakarta dari kanal YouTube KOMPAS TV,(26/12/2022),  Ronny Talapessy sempat bertanya kepada saksi Ahli Psikologi Klinis, khususnya berkaitan dengan pertemuan pertama antara dia dengan Richard.

“Saya pertama kali bertemu dengan Richard itu pada tanggal 15 Agustus 2022, setelah ada permintaan dari penasihat hukum,” jawab Liza.

Liza kemudian menjelaskan, bahwa pada saat itu kondisi dari Richard Eliezer masih sangat cemas.

Bahkan, perilakunya terlihat jelas dalam pengamatan ahli bahwa Richard sedang dalam kondisi yang tidak siap secara pribadi.

Baca Juga: Ungkap Kekecewaan Terhadap Ferdy Sambo, Chuck Putranto: Saya Lakukan yang Terbaik, Tapi Bapak Tega Kepada Saya

“Pada saat kami bertemu itu memang kondisinya masih sangat cemas. Dia banyak sekali mainin tangan, kemudian menjaga tidak ada kontak mata, setelah itu volume suaranya pelan sekali,” jelasnya.

Walaupun demikian, Richard Eliezer masih bisa menceritakan dengan baik hal yang telah terjadi kepadanya walaupun dalam kondisi yang sedang cemas.

“Tapi walaupun pelan, Richard masih mampu meng-elaborasi pertanyaan, kemudian menceritakan secara runtut juga apa yang terjadi kepadanya,” ujarnya.

Lalu, Liza kemudian menjelaskan tentang pertemuannya dengan Richard yang selanjutnya, jauh lebih tenang setelah mendapat pendampingan dari LPSK.

Baca Juga: Ferdy Sambo Kembali Menambah Rintangan Kepada Richard Eliezer Ungkapkan Kebenaran, Bawa Saksi Ahli Ini

“Seiring dengan kemudian pertemuan berikutnya, apalagi setelah Richard didampingi oleh LPSK, dia kondisinya jauh lebih tenang, lebih bisa kontak mata, lebih santai, lebih bisa untuk tek-tok an nya itu lebih enak,” kata Liza.

Sementara itu, ada kondisi ketika Richard Eliezer sedang down, yaitu setelah rekonstruksi kejadian pembunuhan.

“Menurut observasi saya, sempet mengalami down sedikit setelah rekonstruksi saat itu,” tuturnya.

Baca Juga: Makjleb! Momen Ferdy Sambo Buang Muka Sewaktu Bersalaman dengan Febri Diansyah, Warganet: Kapok Lu Ya Feb

Di sisi lain, Ronny Talapessy kemudian bertanya kepada saksi ahli berkaitan dengan kejujuran dari Richard Eliezer.

Ia bertanya, apakah dalam pertemuannya dengan kliennya, kejujuran dan kebohongan dari Richard Eliezer bisa terlihat atau tidak.

“Kalau itu akan masuk pada hasil test. Ada yang namanya MMPI, dalam inventory alat test tersebut kita akan mengecek tingkat kebohongan, apakah bisa dipercaya, integritasnya, validitas,” jelas Liza Marielly Djaprie.

Liza kemudian menjelaskan, bahwa Richard Eliezer terindikasi jujur dari setiap perkataannya.

Baca Juga: Bikin Takjub, Anak Punk Ikut Audisi Masterchef Indonesia Season 10, Yuk Simak Kehebatannya di Sini!

Termasuk dalam wawancara yang dilakukan, Richard Eliezer memberikan tanda-tanda tingkat kejujuran yang relatif tinggi.

“Semua mendapat hasil yang baik, dalam kata lain Richard berkata jujur. Asesmen dia dapat dipertanggung jawabkan,” ujar Liza.

“Kita juga melakukan wawancara. Yaitu dengan Richard, serta dengan orang tuanya. Ada tanda-tanda tingkat kejujuran yang tinggi,” pungkasnya.

 

Reporter Rifqi Nur Fauzi
Editor Kiki Dian Sunarwati