AYOJAKARTA.COM--Viral video yang menujukkan ikan-ikan di Pulau Bidadari, Kawasan Pulau Seribu berlomba untuk naik ke daratan. Fenomena ini menjadi sorotan masyarakat.
Hal ini pun lantas dikaitkan dengan berbagai bencana alam yang akan terjadi.
Dikutip melalui video TikTok kompastvnews oleh ayojakarta.com pada 26 Desember 2022, ikan-ikan yang naik ke daratan Pulau Bidadari tampak melimpah hingga warga antusias untuk mengumpulkan ikan-ikan tersebut.
Baca Juga: Viral Anjas Palembang Kisah H-1 Gagal Nikah! Pihak Perempuan Buka Suara Blak-blakan Soal Ini
Video yang membuat masyarakat menghubungkan dengan berbagai pertanda jelang terjadinya bencana alam membuat asumsi baru dan teori dimana akan terjadi gempa bumi bahkan tsunami di lokasi dimana ikan-ikan berebut naik ke daratan.
Faktanya, fenomena ikan naik ke daratan tidak hanya bisa terjadi di Pulau Bidadari, Kepulauan Seribu, Jakarta Utara, Provinsi DKI Jakarta, tetapi juga bisa terjadi di kawasan manapun di Indonesia.
Hal ini sebagaimana dikutip melalui sumber yang sama, video TikTok kompastvnews, di mana video ikan yang lompat ke daratan ditanggapi oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
BMKG melalui Eko Prasetyo menghimbau kepada masyarakat untuk tidak panik, dan memerlukan penelitian lebih lanjut apakah ini pertanda gempa bumi atau bahkan tsunami.
Eko Prasetyo sebagai Kepala Pusat Meteorologi Maritim BMKG juga menjelaskan bahwa fenomena ikan lompat naik ke daratan merupakan fenomena yang bisa terjadi di mana saja, tidak hanya di Kepulauan Seribu, Jakarta Utara.
"Itu bisa terjadi di beberapa daerah lainnya. Tidak ada kaitannya dengan kejadian gempa bumi dan tsunami. Masih diteliti lebih lanjut terkait penyebabnya," terang Eko Prasetyo melalui video TikTok kompastvnews.
Hal ini juga berkaitan dengan isu gempa bumi megathrust hingga tsunami yang akan menghantam Pulau Jawa meskipun hingga saat ini, Daryono, pernah menuliskan dalam akun Twitter miliknya sebagaimana berikut.
Sebelum itu, Daryono, Koordinator Bidang Mitigasi Gempabumi dan Tsunami, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, Jakarta, pernah menjawab.
"Tidak benar kak, para ahli gempa belum bisa memprediksi hal ini (gempa bumi megathrust)," balas Daryono pada Twitternya saat salah satu warganet menanyakan terkait cuitan kontroversial Dokter Tifa.
Selain itu, Daryono juga pernah mengimbau agar tidak panik dan takut terkait rumor bencana alam setelah fenomena ikan naik ke daratan tanpa penelitian dan sumber yang jelas. **