AYOJAKARTA.COM - Belakangan ini masyarakat Indonesia dihujani kabar adanya bencana alam, salah satunya erupsi Gunung Krakatau.
Kabar erupsinya Gunung Krakatau tentu membuat banyak masyarakat menjadi khawatir.
Terlebih warga di sekitar pemukiman Gunung Krakatau dapat melihat secara langsung gumpalan awan hitam.
Adanya bencana alam tersebut, tak jarang masyarakat percaya dengan kabar yang belum jelas dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Salah satunya kabar tentang larangan berlibur ke Anyer.
Saat ini heboh sebuah isu yang beredar di masyarakat yang menghimbau agar warga yang hendak berlibur ke Anyer untuk segera dibatalkan.
Alasannya, anak Krakatau sedang mengeluarkan asap yang cukup besar.
“Melaporkan bagi yang mau liburan ke Anyer harap di batalkan atau ke tempat lain karena anak Krakatau mulai mengeluarkan asap yang cukup besar,” tulis dalam keterangan unggahan foto asap besar pada anak Krakatau.
Adanya kabar tersebut dari pihak Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengkarifikasi kabar tersebut.
PVMBG memastikan bahwa kabar tersebut adalah hoaks.
Hal itu dijelaskan pada cuitan akun Twitternya @PVMBG_ pada 26 Desember 2022.
Cuitan PVMBG itu menyebutkan bahwa Anyer memiliki jarak 40 km dari Anak Gunung Krakatau sehingga aman untuk berlibur.
Berikut cuitannya:
Klarifikasi PVMBG Terkait Informasi Tidak Benar Mengenai Aktivitas G.Anak Krakatau.
Erupsi G. Anak Krakatau terakhir adalah tanggal 15 Desember 2022. Sesuai rekomendasi PVBMG saat ini, yaitu tidak mendekati radius 5 km dari G.Anak Krakatau. Untuk Anyer yang berjarak lebih dari 40 km aman untuk berlibur. Jadi selamat berlibur di Anyer dengan nyaman.
Jadi untuk saat ini yang ingin berlibur ke Anyer diperbolehkan.***