Nasional

Setelah Melewati Polemik, Peletakan Batu Pertama Kereta Gantung Gunung Rinjani Dilaksanakan

Oleh: Awit Wiarni Senin 26 Des 2022, 16:36 WIB
Setelah Melewati Polemik, Peletakan Batu Pertama Kereta Gantung Gunung Rinjani Dilaksanakan

AYOJAKARTA.COM – Pemerintah akan membangun kereta gantung di Gunung Rinjani agar pengunjung bisa menikmati keindahannya dari atas.

Keindahan Gunung Rinjani memang sangat menawan dilengkapi dengan pesona dari Danau Segara Anak. Bisa dibayangkan bagaimana pemandangan ini akan memanjakan mata jika dilihat dari atas kereta gantung.

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) sudah memulai pembangunan kereta gantung di Gunung Rinjani.

Pada Minggu (18/12/2022) telah dilakukan peletakan batu pertama di Desa Karang Sidemen, Kabupaten Lombok Tengah.

Lokasinya ini berdekatan dengan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Mandalika, yang diketahui pernah dilaksanakan event internasional seperti MotoGP dan WSBK (World Superbike).

Pembangunan fasilitas kereta gantung ini telah mendapat dana bantuan dari investor luar yang berasal dari China.

Direncanakan proyek pembangunan kereta gantung akan selesai pada tahun 2024. Anggarannya sendiri diperkirakan akan menghabiskan dana sebesar Rp2,2 triliun rupiah.

Pemerintah tentu tidak hanya akan membangun kereta gantung saja tetapi Pemprov NTB akan memperlebar jalan menuju kereta gantung dan juga membangun insfrastruktur pendukung lain seperti resort.

Jarak tempuh yang akan dibuat untuk kereta gantung cukup panjang yaitu 10 km dari Karang Sidemen menuju ke Taman Nasional Gunung Rinjani.

Hingga saat ini Zulkieflimansyah selaku Gubernur NTB belum bisa memberikan pendapat tentang analisis dampak proyek kereta gantung terhadap lingkungan.

Menurutnya pembangunan kereta gantung akan tetap dilaksanakan dengan memperhatikan kawasan hutan lindung di kaki Gunung Rinjani.

Pembangunan kereta gantung dilakukan pemerintah dengan harapan akan meningkatkan sektor pariwisata Indonesia.

Kereta gantung merupakan solusi untuk pengunjung yang ingin menikmati pemandanan Gunung Rinjadi dan Danau Segara Anak tanpa perlu melakukan pendakian.

Ini tentu akan menguntungkan kepada orang-orang yang secara fisik tidak bisa melakukan pendakian Gunung Rinjani.

H. Achmad Puaddi sebagai anggota DPRD NTB dari daerah pemilihan Kabupaten Lombok Tengah mendukung adanya proyek pembangunan kereta gantung ini.

“Kalau ada kereta gantung kan jadi membantu, terutama sekali bagi pengunjung atau wisatawan yang secara umur (anak-anak atau lansia) tidak mampu mendaki,” kata Achmad.

“Karena mereka yang ingin melihat Rinjani banyak juga dari mereka yang tidak bisa atau sanggup mendaki,” tambahnya.

Namun pembangunan ini tidak berjalan lancar, koalisi pecinta alam NTB sempat melakukan penolakan.

Penolakan terjadi pada tahun 2020 silam karena khawatir keberadaan kereta gantung justru akan menghilangkan pesona Gunung Rinjani.

Selain itu terdapat juga kekhawatiran pembangunannya akan merusak ekosistem flora dan fauna di Taman Nasional Gunung Rinjani.***

Reporter Awit Wiarni
Editor Aulli R Atmam