Nasional

Ternyata karena Ini Ricky Rizal Buat Grup WA Duren Tiga Usai Brigadir J Dibunuh, Pengacara Senggol Bharada E

Oleh: Winna Anaziah Selasa 20 Des 2022, 15:49 WIB
Diungkap ahli digital forensik, Ricky Rizal membuat grup WA yang diberi nama Duren Tiga, tepatnya pada tanggal 11 Juli 2022, sementara Brigadir J tewas pada 8 Juli 2022.

AYOJAKARTA.COM – Dalam sidang kasus pembunuhan Yosua Hutabarat atau Brigadir J yang digelar pada Senin, 19 Desember 2022 ahli Digital Forensik, Adi Setya menemukan fakta baru.

Di mana, dari handphone Bharada E yang diperiksa oleh Adi Setya terdapat grup WhatsApp (WA) yang dibuat oleh Ricky Rizal usai Brigadir J dibunuh.

Ricky Rizal membuat grup WA yang diberi nama Duren Tiga, tepatnya pada tanggal 11 Juli 2022, sementara Brigadir J tewas pada 8 Juli 2022.

Baca Juga: Sosok Asli 'Tuhan Yesus' di Grup Duren Tiga Dibongkar Ricky Rizal, Ternyata Masih Orang di Sekitar Ferdy Sambo

Lantas apa alasan Ricky Rizal membuat grup WA tersebut?

Sang kuasa hukum Rizky Rizal, Zena Dinda Defega, mengungkap alasan kliennya membuat grup WhatsApp

Zena menjelaskan bahwa yang sebenarnya grup WA itu telah dibuat jauh sebelum Brigadir J meninggal.

Baca Juga: Ricky Rizal Jadi Admin Grup WhatsApp 'Duren Tiga' Beranggotakan Para Terdakwa, untuk Apa?

Akan tetapi, setelah kejadian penembakan terhadap Brigadir J, semua orang yang ada di grup Duren Tiga tersebut keluar satu per satu.

“Jadi grup awal itu namanya tetep Duren Tiga, tetapi pasca Yosua sudah meninggal, semua orang di grup itu pada left grup,” jelas kuasa hukum Ricky Rizal, dikutip dari Suara.com pada Selasa, 20 Desember 2022.

Berkenaan dengan tersebut, dijelaskan Zena, bahwa kliennya membuat grup baru lagi.

Menurut pernyataan Zena, alasan Ricky Rizal membuat "Duren Tiga" tujuannya untuk saling laporan atau mengabari satu sama lain.

Baca Juga: Terpopuler! Bantah Ricky Rizal yang Keceplosan, Lagi-lagi Kuat Maruf Bikin Seisi Ruang Sidang Tertawa

“Makanya Ricky bingung mau gimana, mau lapor-laporan. Jadi dibuatkan Ricky lagi,” ujar Zena

Bharada E sempat masuk ke dalam grup tersebut, namun tidak lebih dari satu hari, dikeluarkan dari grup.

Zena menyebut, alasan Bharada E keluar grup, lantaran mengganti nomor telepon.

“Disitu ada Richard juga, tapi Richard left karena Richard ganti nomor. Makanya kemarin saat kami perjelas berapa orang yang ada di grup, lebih dari 7, kalau disebutkan banyak,” tegas pengacara Ricky.

Dikatakan Zena, percakapan grup tersebut tidak pernah dihapus, data percakapan itu hilang karena Richard mengganti ponsel dengan ponsel yang baru iPhone 13 Pro Max pemberian Ferdy Sambo.

“Betul (Richard ganti ponsel pemberian Sambo),” pungkas Zena.**

Reporter Winna Anaziah
Editor Tedi Rukmana