Nasional

Pakar Mikro Ekspresi Ungkap Intonasi Suara Ferdy Sambo Berbeda: Ini Indikasi Seseorang Berbohong

Oleh: Desta Nurwati Siamyah Minggu 18 Des 2022, 13:47 WIB
Pakar mikro ekspresi Monica Kumalasari membaca gesture dan intonasi suara Ferdy Sambo yang dinilai berbohong.

AYOJAKARTA.COM - Pakar mikro ekspresi Monica Kumalasari membaca gesture dan intonasi suara Ferdy Sambo di persidangan yang dinilai berbeda dari biasanya.

Monica Kumalasari menilai ada perubahan intonasi suara Ferdy Sambo yang menjadi indikasi suatu kebohongan.

Selain itu respon yang ditunjukkan pada ekspresi Richard Eliezer saat Ferdy Sambo memberikan kesaksian juga dinilai menjadi sebuah perbedaan antara kesaksian mantan Kadiv Propam Polri ini dengan apa yang dialami ajudannya tersebut.

Baca Juga: Terpopuler! Gelang Putri Candrawathi Jadi Bukti Kuat, Ferdy Sambo Marah hingga Tertangkap Kamera

Seorang pakar mikro ekspresi Monica Kumalasari menilai ada yang berbeda kali ini dengan cara bicara Ferdy Sambo di persidangan.

Ketika menyampaikan kesaksian, intonasi suara Ferdy Sambo dinilai lambat dan ini diindikasikan sebagai suatu kebohongan.

"Pak Sambo ini sungguh berbeda sekali keluar dari backline karena nada atau intonasi suaranya itu benar-benar sudah sangat lambat terus juga menggunakan suara di dalam ini berbeda sekali dengan beliau pada biasanya di sidang-sidang sebelumnya," jelas Monica Kumalasari, dikutip AyoJakarta.com dari YouTube KOMPASTV, Ahad, 18 Desember 2022.

"Jadi yang merupakan indikasi dari seseorang itu berbohong ya salah satunya apabila keluar dari backline, salah satunya adalah suara yang meninggi sekali atau justru malah suara yang akhirnya dalam terus kemudian pelan," sambungnya.

Baca Juga: Gegara Gelang, Ferdy Sambo Geram Pada Putri Candrawathi, Netizen: Eh, Malah Gelangnya Lupa Dicopot

Selain itu, Monica Kumalasari menilai informasi yang disampaikan Ferdy Sambo juga loncat-loncat dan dari gesturenya menunjukkan stress.

"Ya, informasinya yang diberikan ini loncat-loncat. Kalau kita melihat dari gesture, dari makro gesture dari body language, semakin hari ini semakin bongkok tetapi menunjukkan juga stress karena pundak menaik," tutur Monica Kumalasari.

Melihat cara Ferdy Sambo memegang mic ketika berbicara juga disorot Monica Kumalasari seolah ada suatu informasi yang dipertahankan meskipun bertolak belakang dengan pernyataan saksi lainnya.

"Ketika pegang mic, digenggam erat-erat ini adalah bahasa non verbal yang biasanya mengatakan bahwa informasi ini yang harus jaga kuat-kuat, masih tetap konsisten dipegang," tutur Monica Kumalasari.

"Ini adalah mencoba untuk menghindari menjawab itu dengan mengatakan 'ya menurut saya begini'," sambungnya.

Baca Juga: Hakim Tegas Sindir Ferdy Sambo Berpangkat Cemerlang tapi Tak Kuat Menahan Emosi, Terdakwa Langsung Minta Maaf

Sementara itu, didukung dengan respon ekspresi yang ditunjukkan Richard Eliezer ketika mendengar pernyataan Ferdy Sambo seperti menggeleng dan geram.

Hal itu diindikasi oleh Monica Kumalasari merupakan tanda pernyataan Ferdy Sambo berbeda dengan apa yang dialami oleh ajudannya yakni Richard Eliezer.

"Ada respon menggeleng, bahkan tertawa, ada merasa geram merasa marah yang terlihat dari ekspresinya, ini menunjukkan bahwa apa yang disampaikan oleh Ferdy Sambo ini tidak sesuai dengan apa yang dialami oleh Eliezer," ungkap Monica Kumalasari.***

Reporter Desta Nurwati Siamyah
Editor Tedi Rukmana