Nasional

Kamaruddin Simanjuntak Ungkap Putri Candrawathi Mengundang Yosua ke Kamar Setelah...

Oleh: Awit Wiarni Sabtu 17 Des 2022, 13:10 WIB
Kamaruddin Simanjuntak Ungkap Putri Candrawathi Mengundang Yosua Ke Kamar Setelah...

AYOJAKARTA.COM--Kamaruddin Simanjuntak tidak segan-segan membantah pengakuan Putri Candrawathi perihal pelecehan seksual yang diduga dilakukan Yosua kepada dirinya.

Motif Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi yang disampaikan di dalam persidangan dibantah tegas oleh Kamaruddin Simanjuntak sebagai kuasa hukum keluarga Brigadir Yosua.

Putri Candrawathi mengaku dirinya mengalami pelecehan seksual oleh Yosua, hal ini yang kemudian membuat Ferdy Sambo melakukan tindakan yang berujung hilangnya nyawa Yosua. Dengan fakta yang telah dikumpulkan oleh Kamaruddin Simanjuntak, ia mengutarakan pendapatnya.

Baca Juga: Febri Diansyah Sebut Putri Candrawathi Setengah Pingsan Saat Dilecehkan, Begini Tanggapan Martin Simanjuntak!

“Adalah sangat bodoh menurut saya jika ada penegak hukum apa lagi polisi ya mengetahui ada dugaan terjadinya apa itu perkosaan atau pelecehan tapi tidak melaporkannya,” ujar Kamaruddin.

Hal itu dikatakan oleh Kamaruddin pada acara Kontroversi Metro TV News dalam kanal youtube Metrotvenews, (9/12/2022), menanggapi bahwa baik Putri maupun Sambo tidak melakukan laporan setelah adanya kasus dugaan pelecehan seksual.

Di sisi lain, Febri Diansyah sebagai Kuasa Hukum Putri Candrawathi menjelaskan bukti-bukti yang menunjukkan bahwa pelecehan seksual memang benar-benar terjadi.

Baca Juga: Ingatlah 6 Nasihat Mbah Moen Ini Maka Hidup Akan Jadi Lebih Bermakna, Apa Saja?

“Satu keterangan saksi korban, yang kedua bukti surat hasil pemeriksaan psikologi forensik, yang ketiga keterangan ahli, dan yang keempat ada circumstansial evidence terkonfirmasi dua saksi, Kuat Ma’ruf dan Susi melihat kondisi Bu Putri pasca di luar kamar,” kata Febri.

“Tergeletak, setengah pingsan dan dalam keadaan yang berantakan,” lanjutnya.

Baca Juga: Apa Itu OCD? Kenali Penyebab, Gejala, dan Cara Mengobatinya, Simak Ulasanya Berikut Ini

Walaupun Kuasa Hukum Putri Candrawathi menyampaikan bukti-bukti tersebut tapi dianggap sebagai bukti yang lemah oleh Kamaruddin.

Menurutnya pengakuan dugaan pelecehan seksual sangatlah janggal mengingat Putri masih berada di satu rumah yang sama dengan Yosua dan ajudan yang lain setelah pelecehan.

“Tidak kuat, sangat lemah. Jadi ciri-ciri orang diperkosa pertama dia trauma, tetapi Putri Candrawathi hidup bersama dari tanggal 7 sampai tanggal 8 di Magelang tanpa ada laporan polisi tanpa ada tindakan Ferdy Sambo sebagai Kadiv Propam,” kata Kamaruddin.

Baca Juga: Kembali Jadi Buah Bibir di Twitter, Dokter Tifa Kini Beralih Profesi Jadi Seismolog

Kamaruddin juga mengungkapkan Putri masih memanggil Yosua ke kamarnya untuk mengobrol bahkan setelah dugaan pelecehan yang diklaim oleh Putri.

“Yang kedua, Putri Candrawathi masih mengundang Yosua ke kamar tidurnya. Bincang-bincang seperempat jam di malam antara tanggal 7 tanggal 8,” ujar Kamaruddin.

Tidak hanya itu, Putri dan Yosua masih melakukan komunikasi seperti biasa melalui pesan Whatsapp. Kamaruddin merasa ini tidak mungkin terjadi terhadap korban pelecehan seksual.

Baca Juga: Terpopuler! Hasil Poligraf Bharada E Positif, Ronny Talapessy: yang Bohong Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi

“Yang ketiga, Putri Candrawathi Whatsapp-whatsappan di mobil ketika pulang dari tanggal 8 ke Jakarta. Artinya tidak ada perempuan yang habis diperkosa masih Whatsapp-whatsappan dengan pria yang memperkosa, itu kegenitan namanya,” ungkap Kamaruddin.

Pada saat itu suami dari Putri Cadrawathi yaitu Ferdy Sambo merupakan Kadiv Propam Polri dan Yosua adalah ajudannya. Hingga saat ini proses hukum masih terus berjalan untuk menegakkan keadilan.***

Reporter Awit Wiarni
Editor Kiki Dian Sunarwati