Nasional

Kuat Maruf Ngaku Tidak Tahu Rencana Penembakan Brigadir J: Kalau Tahu, Saya Lari Pak

Oleh: Linda Wati Rabu 14 Des 2022, 07:43 WIB
Pada saat penembakan Brigadir J, Kuat Maruf mengaku melihat Richard Eliezer menembak pertama kali ke bagian dada.

AYOJAKARTA.COM - Perkara penembakan Brigadir J dengan dalang utama Ferdy Sambo memang banyak menyita perhatian publik.

Kuat Maruf menjadi salah satu tersangka atas kasus penembakan Brigadir J.

Meski demikian, Kuat Maruf mengaku tidak tahu soal rencana penembakan Brigadir J.

Baca Juga: Ditanya Soal Perasaannya saat Melihat Brigadir J Ditembak, Kuat Maruf: Dengkul Saya Mau Copot, Gemetaran

Dalam sidang lanjutannya, Kuat Maruf dicecar beberapa pertanyaan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Seperti sebelum kejadian penembakan, sopir Ferdy Sambo ini sempat melihat Yosua naik turun tangga.

Pada saat itu ia merasa Yosua bertingkah aneh, sebab ia diperhatikan nengok kanan kiri.

Baca Juga: Terkuak! Ini Dia Bukti Ricky Rizal dan Kuat Maruf Masih Berpihak Pada Skenario Ferdy Sambo

“Menurut saya karena posisinya turun kok nengok-nengok gitu, kaya seolah-olah pikiran saya saat itu, makanya saya gedor sebetulnya niat saya ngagetin kalau dia teriak kurang ajar luh ngagetin saya juga ketawa pada saat itu,” ujar Kuat dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Selasa, 13 Deember 2022, dikutip dari kanal YouTube KOMPASTV.

Kuat mengaku bahwa saat itu Nofriansyah Yosua Hutabarat langsung lari ke arah dapur dan tembus ke garasi.

Kemudian soal duri dalam rumah tangga yang ia katakan kepada Putri Candrawathi.

Kuat mengaku bahwa kalimat tersebut diucapkan secara spontan dan hanya ingin agar Putri Candrawathi mengatakan apa yang sebenarnya terjadi.

Baca Juga: Bharada E Ceritakan Momen Dirinya dan Brigadir J Melihat Putri Candrawathi Sedang Bersama Kuat Ma’ruf di Sofa

“Begini pada saat itu pikiran saya, ibu hanya menangis ketakutan tapi nggak nyebut, cuma nyebut cuma mengatakan Yosua sadis, jadi saya bingung waktu pada saat itu saya tidak pintar ngomong jadi saya asal keluar aja biar ibutuh diapain ngomong gitu ke saya,” ujarnya.

Hingga akhirnya ada peristiwa penembakan Yosua. Kuat Ma’ruf mengaku tidak tahu menahu soal rencana penembakan Brigadir J.

“Tidak tahu, kalau tahu saya lari, Pak,” ujarnya.

Pada saat penembakan ia mengaku melihat Richard Eliezer menembak pertama kali ke bagian dada.

Kuat juga mengatakan bahwa Richard Eliezer menembak lebih dari satu kali.***

Reporter Linda Wati
Editor Tedi Rukmana