AYOJAKARTA.COM – Viral rekaman dashboard kamera mobil di sebuah jalan tol membuat warganet bereaksi.
Diketahui sebuah rekaman viral di mana terdapat sebuah bus berlogo Salah satu lembaga di Indonesia menyerobot exit Tol Desari.
Sebagaimana dikutip oleh Ayojakarta.com melalui akun media sosial Instagram dashboardcamindonesia pada 2 Maret 2023, diketahui sebuah mobil secara tidak sengaja merekam bagaimana sebuah kendaraan menyerobot di pintu keluar Tol Desari.
Melalui video yang beredar, tampak jalanan yang cukup padat merayap di daerah exit tol desari. Meskipun terkesan padat merayap, kendaraan tetap melaju untuk antre keluar dari Tol Desari.
Akan tetapi, di tengah kepadatan tersebut nampak sebuah kendaraan dengan logo dan tulisan sebuah lembaga di Republik Indonesia menyerobot lajur di sebelah kiri.
Sebelumnya, kendaraan tersebut dengan jenis bus, berada di jalur kanan dan mobil perekam video yang beredar berada di jalur kiri.
Saat lajur kiri tampak lengang atau longgar, bus dengan logo dan nama Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia atau BPK RI langsung banting setir.
Bus BPK RI tersebut langsung membanting setir ke lajur kiri yang tampak longgar dan berdekatan dengan mobil perekam.
Untungnya, tidak terjadi kecelakaan karena kesigapan dari sopir mobil dengan kamera dashboard maupun mobil lain.
Meskipun Badan Pemeriksa Keuangan merupakan instansi yang berbeda dengan pajak yang berada di bawah naungan Kementerian Keuangan, rekaman bus BPK RI yang menyerobot di jalur exit tol desari tersebut menuai reaksi netizen yang dihubungkan dengan kasus yang sedang viral.
Berbagai reaksi dari warganet melalui unggahan video tersebut yang mana dihubungkan dengan pajak sebagaimana diketahui bahwa baru-baru ini terdapat kasus yang viral terkait kemewahan hidup dari pejabat pajak.
"Awas nanti di audit,” tulis akun @byu.pratama.
“Mau bayar pajak mungkin.” komentar akun @vanptraaaa.
Bahkan tidak sedikit yang menghubungkan dengan kendaraan mewah dari Mario Dandy, anak eks pejabat pajak Rafael Alun Trisambodo.
“Mungkin mau beli Rubicon keburu kehabisan,” tulis Ipan03_.
Ada juga yang menuliskan komentar Rafael Alun Trisambodo yaitu pemeriksaan kekayaan oleh KPK.
“Minta dicek kekayaan juga ini,” komentar akun @victoriousagung.***