AYOJAKARTA.COM - Siapa sangka seorang Richard Eliezer yang berpangkat Bharada mempunyai begitu banyak fans atau penggemar. Padahal dirinya masih berstatus sebagai terdakwa kasus pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat atau Brigadir J.
Diketahui, Merry Chen dan Fitri merupakan salah satu fans dari Richard Eliezer yang mengungkapkan alasannya mendukung terdakwa kasus pembunuhan berencana terhadap Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J itu dikarenakan statusnya sebagai JC yang sudah mau berkata jujur dan berani mengambil segala resiko yang ada untuk melawan skenario jahat Ferdy Sambo.
Merry dan sejumlah perempuan lainnya yang merupakan fans Bharada E yang disebut Eliezer's Angels.
Mulanya Merry menceritakan bagaimana terbentuk nya Eliezer's Angels ini ketika ia menghadiri sidang Richard Eliezer disana ia bertemu dengan 3 orang pendukung mantan ajudan FS tersebut.
Nah, berawal dari sana ia mulai membuat desain yang menunjukkan tentang jadi diri pendukung Richard Eliezer. Sehingga Merry berinisiatif untuk mengajak para pendukung Richard Eliezer ini untuk membuat baju, tas dan topi.
Menurut Merry pendukung Richard Eliezer ini lebih dari 100 yang ikut hadir selama persidangan. Sedangkan untuk pendukungnya di media sosial hampir puluhan ribu.
Merry juga menjelaskan bagaimana awalnya ia melihat raut wajah Richard Eliezer saat pelimpahan berkas di kejagung pertama kali itu terlihat sangat menyedihkan dan ada banyak beban.
Kemudian saat sidang ke 4 di Pengadilan Negeri Jaksel Merry mencoba untuk memberikan dukungan secara fisik kepada Richard Eliezer.
Merry menilai bahwa Richard Eliezer adalah anak yang jujur dan dari sana ia mulai memiliki rasa empati terhadap terdakwa pembunuhan Yosua tersebut.
"Awalnya kita nggak tahu apakah boleh ke PN, kemudian aku datang terus pertama dari berempati kemudian melihat anak ini jujur maka setiap minggunya kita datang, " kata Merry Chen yang dikutip dalam acara Ni Luh di kompastv, Jumat (10/2).
Selanjutnya Fitri juga mengungkapkan bahwa dari sejak pertama ia mengikuti kasus ini, ia lebih berempati kepada keluarga Brigadir Yosua.
Ia juga mengatakan ketika semakin mengikuti proses persidangan kasus pembunuhan tersebut dimana Richard Eliezer berusaha untuk jujur maka ia langsung respect.
Tak hanya itu, Fitri benar-benar sangat totalitas dalam mendukung Richard Eliezer baik di media sosial maupun secara langsung. Ia juga turut menjelaskan bahwa tidak ada keuntungan apa-apa dalam mendukung Richard Eliezer.
"Kalau bagi saya emang ga ada keuntungan apa-apa, cuma lebih respect sama kejujuran Richard Eliezer, " ungkap Fitri.
Di sisi lain Merry mengatakan bahwa mendukung Richard Eliezer sama dengan memperjuangkan keadilan serta menunjukkan kepada seluruh dunia bahwa di Indonesia sendiri masih ada keadilan.
Untuk vonis tuntutan jaksa selama 12 tahun penjara terhadap Richard Eliezer dinilai kurang pantas karena mengingat statusnya sebagai JC dan ia sudah berkata jujur itu harus patut dihargai dengan reward bebas ataupun kalau dihukum paling rendah dari pada terdakwa lainnya.**)