AYOJAKARTA.COM - Aiptu Ismail alias Ismail Bolong bikin geger karena menyebarkan isu bisnis tambang ilegal yang melibatkan anggota polisi.
Dari pernyataan tersebut, Polri lakukan pemeriksaan terhadap istri dan anak Ismail Bolong yang ikut terlibat dalam bisnis pertambangan ilegal itu.
Tapi sayangnya, keberadaan Simail Bolong hingga kini belum dapat diketahui.
Dalam bisnis tambang ilegal ini, Ismail Bolong berperan sebagai pengepul batubara dari pertambangan ilegal di Marangkayu Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.
Dari hasil bisninya pada tahun 2021, Ismail Bolong menuding ada petinggi polri yang ikut menerima setoran darinya.
Namun tak berselang lama, Ismail Bolong menyanggah pernyataannya sendiri. Bahwa itu semua hanya bohong belaka.
Baca Juga: Kisah Ismail Bolong yang Mengungkap Dugaan Suap Tambang Ilegal hingga Terancam Jadi Tersangka
"Saya klarifikasi bahwa berita itu tidak benar, kepada Bareskrim saya tidak pernah memberikan uang, saya tidak kenal," tegas Ismail Bolong dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube tvOneNews.
Hingga saat ini, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan anggotanya untuk segera menelusuri jejak Ismail Bolong.
"Sekarang tentunya tim sedang mencari baik dari Kaltim maupun dari mabes, ditunggu saja," ujarnya.
Baca Juga: Buntut Kasus Suap Tambang Ilegal di Kaltim, Istri dan Anak Ismail Bolong Diperiksa Polri!
Meski Ismail Bolong belum jelas keberadaannya, dan dia telah menarik kembali ucapannya, institusi polri bergerak cepat dan melakukan pemeriksaan perkara.
Brigjen Pol Pipit Rismanto selaku Direktur Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter) melakukan pemeriksaan terhadap keluarga Ismail Bolong.
Dirtipidter berhasil ungkap peran istri dan anak Ismail Bolong dalam bisnis pertambangan ilegal yang dilakukan oleh mantan anggota polisi Polresta Samarinda tersebut.
Baca Juga: Setelah Buka Kartu, Ismail Bolong Jadi Buronan Polri Lantaran Kasus Aliran Dana Tambang Ilegal
"Nama-nama pemegang sahamkan kita perlu mintai keterangan, anaknya sebagai direktur utama, " ungkap Pipit Rismanto.
"Nah kemungkinan istrinya sebagai saksi saja, karena mungkin dia pemegang saham juga," sambungnya.
Sementara itu, sampai saat ini Ismail Bolong diketahui telah dua kali mangkir dari pemeriksaan penyidik Bareskrim Polri.***