AYOJAKARTA.COM - Ronny Talapessy, kuasa hukum Richard Eliezer mengungkapkan pengakuan kliennya soal kejadian penembakan Brigadir J.
Richard Eliezer menyampaikan bahwa setelah ia menembak, Brigadir J masih bersuara, artinya masih hidup.
Namun, Ronny Talapessy menyatakan bahwa baru setelah ditembak oleh Ferdy Sambo, Brigadir J benar-benar mati.
Baca Juga: Raungan Brigadir J Sebelum Meregang Nyawa, Ronny Talapessy: Tembakan Sambo yang Membuat Mati
Ronny Talapessy mengungkapkan, kematian Brigadir J diketahui memang akibat penembakan, tidak ada unsur kekerasan.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Ronny Talapessy ketika berbincang dengan Budiman, salah satu wartawan senior Kompas.
"Ya memang penembakan, posisinya nembak," ujar Ronny Talapessy dikutip Ayojakarta.com pada kanal YouTube Kompas TV.
Baca Juga: Digoda Punya Banyak Penggemar oleh Ronny Talapessy, Begini Reaksi Tersipu Malu Bharada E
"Richard memang mengakui menembak?" tanya Budiman.
Ronny Talapessy menegaskan hal itu diakui sendiri oleh terdakwa Richard Eliezer kepadanya bahwa ia menembaj Brigadir J.
"(Richard) Menembak," tegas Ronny Talapessy.
Baca Juga: Bharada E dan Ronny Talapessy Dapat Hadiah dari Wanita Ini, Usai Sidang Pembunuhan Brigadir J
"Tapi ada ga sih kekerasan-kekerasan?" tanya Budiman lagi.
Ronny Talapessy menegaskan tidak ada unsur kekerasan terhadap Brigadir J, ini murni penembakan.
"Tidak ada, kan kalau di dakwaan sudah jelas tidak ada, saya juga sudah baca berkas, tidak ada," jawab Ronny Talapessy.
Baca Juga: Penuh Keheranan, Ronny Talapessy Sebut Satu Pistol Richard Eliezer Ada 3 Jenis Peluru, Kok Bisa?
Diketahui berdasarkan hasil visum jenazah Brigadir J memang ditemukan ada luka tembak dan beberapa luka lainnya.
Tidak hanya pada bagian dada tapi juga bagian kelingking lengan bahkan wajah Brigadir J terdapat luka karena tembakan.
Ronny Talapessy menjelaskan bahwa luka-luka yang ditemukan pada tubuh Brigadir J yaitu memang akibat jarak tembak yang terlalu dekat sehingga peluru menembus bagian tubuhnya.
Baca Juga: Antara Richard Eliezer dan Ferdy Sambo, Ronny Talapessy Sebut Gajah Lawan Semut, Kenapa?
"Karena memang jarak tembaknya terlalu dekat, Mas Budiman," kata Ronny Talapessy saat berbincang dengan Budiman.
Selain itu, Ronny Talapessy juga mengungkapkan bahwa ketika Richard menembak Brigadir J, sebenarnya almarhum masih hidup.
Setelah ditembak Richard Eliezer, Brigadir J kemudian terjatuh namun sempat mengeluarkan suara seperti mengaung.
Baca Juga: Terpopuler! Ronny Talapessy Ungkap Fakta Baru, Sebut Richard Eliezer Kehilangan Beberapa Pelurunya
"Tapi yang Richard tembak itu sebenarnya almarhum jatuh itu belum langsung meninggal," ungkap Ronny Talapessy.
"Karena Richard sampaikan ke saya, pas nembak, kan jaraknya cuma dekat ya, jatuh, tapi suaranya masih 'eehm eehm' mengaum ya," sambungnya.
Lalu Ronny Talapessy menyampaikan baru setelah kemudian ditembak oleh Ferdy Sambo, Brigadir J benar-benar mati.
"Ditembak terakhir sama Sambo, itu yang membuat mati," jelas kuasa hukum Richard Eliezer.
Terdapat perbedaan keterangan baik dari BAP yang sudah dibuat di awal perkara kemudian atas keterangan saksi dan juga pembelaan dari kuasa hukum Ferdy Sambo.
"Dan itulah perbedaan-perbedaan keterangan ya, yang satu bilang hajar tembak, yang satu bilang tidak ikut menembak sambonya, minimal versi pengacaranya ya," ujar Budiman.
Baca Juga: Momen Bisik-Bisik Richard Eliezer dengan Penasehat Hukum Ronny Talapessy saat Persidangan
Dengan tegas, Ronny Talapessy menjawab dirinya tidak takut menghadapi keterangan saksi yang berbeda-beda, hal itu tidak akan melemahkan alat bukti yang ia siapkan.
"Ya silakan saja kalau diklaim sama mereka Kita kan punya alat bukti," ujar Ronny Talapessy
"Kemarin itu salah satu strategi kita kita langsung minta periksa di depan kita nggak Eksepsi itu satu kejutan juga dari kita nanti ke depan pasti akan ada lagi," sambungnya menegaskan.***