AYOJAKARTA.COM - Terkait gempa bumi yang berpusat di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada Senin (21/11/2022), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan dugaan penyebabnya.
Diketahui Gempa dengan magnitudo (M) 5,6 ini memiliki dampak yang sangat besar hingga menelan banyak korban.
Adapun gempa tersebut diduga akibat dari pergerakan Sesar Cimandiri.
"Diduga ini merupakan pergerakan dari Sesar Cimandiri jadi bergerak kembali, atau bisa juga dari patahan padalarang" ungkap Dwikorita Karnawat selaku kepala BMKG yang dikutip dari metrotvnews, Selasa (22/11/2022).
Untuk pastinya apa penyebab gempa bumi yang melanda Kabupaten Cianjur ini tim kami masih terus melakukan pendalaman terkait asal mula gempa ini terjadi.
Baca Juga: Jejak Ki Joko Bodo: Meninggal di Usia 57 Tahun, Tinggalkan Dunia Paranormal hingga Sempat Umroh
Baca Juga: Tips Saat Mengendarai Motor dan Terjadi Gempa Bumi, Lakukan Ini Agar Lebih Aman dan Sigap!
Selain itu lokasi permukiman penduduk yang berada di daerah tanah lunak juga menyebabkan resonansi gelombang gempa yang akhirnya mengamplifikasi atau memperbesar dampak getaran gempa.
Selanjutnya, sesar Cimandiri adalah sesar atau patahan geser aktif sepanjang kurang lebih 100 km.
Mengutip dari tayangan metrotvnews yg dilansir geologi.co.id diketahui sesar ini memanjang dari muara Sungai Cimandiri di Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi, lalu mengarah ke timur laut melewati Kabupaten Cianjur, Kabupaten Bandung Barat, dan Kabupaten Subang. ***