News

Dirjen GTK Instruksikan Semua Guru yang Menduduki Jabatan Fungsional Harus Sudah Punya Sertifikasi Pendidikan

Oleh: Deba Lauda Sabtu 11 Jan 2025, 20:36 WIB
Ilustrasi guru.

AYOJAKARTA.COM — Jabatan fungsional (JF) guru di Indonesia melalui Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi belum lama ini menjadi sorotan.

Kebijakan ini bertujuan meningkatkan layanan pendidikan dan mengintegrasikan banyak jabatan fungsional terkait.

Implementasi PermenPAN RB Nomor 21 Tahun 2024 diharapkan sebagai langkah untuk mendorong pengelolaan jabatan berbasis kinerja.

Salah satu poin utama dalam peraturan ini adalah penyederhanaan beberapa jabatan fungsional guru.

Langkah ini diharapkan mempermudah kolaborasi dan penugasan, sehingga layanan pendidikan menjadi lebih maksimal.

Peraturan mengintegrasikan tugas dari beberapa jabatan seperti pengawas dan pamong ke dalam satu JF Guru.

Tujuannya adalah menciptakan sistem pengelolaan pendidikan yang lebih terkoordinasi
PermenPAN RB Nomor 21 Tahun 2024, menginstruksikan guru yang menduduki jabatan fungsional harus memiliki sertifikat pendidik.

Baca Juga: PPG Prajabatan 2025 Segera Dibuka, Berikut 18 Program Studi yang Bisa Dipilih Peserta, Calon Guru Wajib Tahu!

Sertifikat tersebut memiliki jangka waktu dua tahun setelah regulasi ini diterbitkan. Hal ini bertujuan memastikan bahwa seluruh guru memiliki kompetensi.

Sesuai dengan standar pendidikan nasional saat ini yang bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan.

Selama masa transisi yaitu guru yang beralih ke JF Guru akan tetap menerima hak-hak yang setara.

Masa jabatan fungsional sebelumnya akan ada penyesuaian sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Hal ini dilakukan bertujuan untuk menjaga kesejahteraan guru dengan struktur jabatan yang baru.

Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan atau GTK Kemendikbud Ristek juga memberikan pernyataan.

Penyederhanaan jabatan fungsional ini akan berdampak positif pada layanan pendidikan.

Dengan struktur yang lebih sederhana maka diharapkan proses administrasi menjadi lebih mudah lagi. 

Baca Juga: Wajib Tahu! Ini Bocoran Kurikulum Penentu Kelulusan Calon Guru PPG Prajabatan 2025, Auto Jadi PNS atau PPPK

Sehingga guru-guru dapat lebih fokus pada tugas utama mereka dalam mendidik dan membimbing siswa.

Integrasi tugas dan fungsi dalam satu JF Guru memungkinkan adanya fleksibilitas dalam berbagai penugasan.

Sehingga ini dapat meningkatkan kualitas pengajaran dan manajemen pendidikan di Indonesia.

Penerapan PermenPAN RB Nomor 21 Tahun 2024 diharapkan menjadi upaya secara birokrasi sektor pendidikan di Indonesia.

Penyederhanaan jabatan fungsional harus membuat sistem pendidikan lebih efektif.
Dengan orientasi pada peningkatan kualitas dan mutu pelayanan pendidikan di Indonesia.***

Reporter Deba Lauda
Editor Tedi Rukmana