AYOJAKARTA.COM - Pengacara keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak menanggapi tudingan soal kepribadian ganda yang disampaikan pengacara Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Febri Diansyah untuk Yosua.
Kamaruddin Simanjuntak justru merasa aneh dengan tudingan Febri Dianyah kepada Brigadir J terkait kepribadian ganda.
Seakan tak terima dengan tudingan Febri Diansyah kepada Brigadir J yang sudah meninggal, Kamaruddin Simanjuntak pun justru membongkar siapa yang sebenarnya berkepribadian ganda.
Baca Juga: Kamaruddin Simanjuntak Menepis Jurus Kriminalisasi Ferdy Sambo : Tes Dulu Darah dan Rambutnya!
Dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube MetroTvNews pada Minggu (20/11/2022), Kamaruddin Simanjuntak dengan tegas membantah jika Brigadir J memiliki kerpibadian ganda.
"Kalau kita mau jujur sejak awal perkara ini, yang membunuh, yang menghapus barang bukti, menghalangi penyidikan, itu siapa? tanya Kamaruddin.
Ia juga menyebut bahwa sosok yang melakukan prank ke Presiden, MPR, DPR, hingga Kompolnas dan lembaga lain itulah yang memiliki kepribadian ganda.
Baca Juga: Curiga Ferdy Sambo Pakai Obat Terlarang, Kamaruddin Simanjuntak Ajukan Permintaan Lakukan Tes Darah
Pernyataan Kamaruddin tersebut seolah mengarah ke sosok Ferdy Sambo yang sejak awal memang membuat skenario atas kasus pembunuhan Brigadir J ini.
"Yang berpelukan dengan Kapolda Metro siapa, itulah yang punya kepribadian ganda, yang nangis di hadapan Kapolri dan hadapan yang lain siapa, inilah punya kepribadian ganda," ucapnya lagi.
Sebab pada awal kasus ini, beredar video Ferdy Sambo yang memeluk Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran.
Selain itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga menyebut bahwa Ferdy Sambo sempat menemuinya sambil menangis.
Bahkan, Kamaruddin Simanjuntak menyebut bahwa sosok ini adalah separuh wanita dan separuh laki-laki.
"Laki-laki itu susah loh untuk nangis, kecuali benar-benar sedih, tapi kalau seorang pria mudah menangis mudah pula berbong itulah yang kepribadian ganda, jadi dia yang perlu diprofiling gitu loh," kelakar Kamaruddin Simanjuntak yang disambut tepukan gemuruh dari para hadirin.***