News

Penghina Ibu Negara Iriana Jokowi Mohon Maaf, Warganet: Buat Masalah di Twitter, Minta Maaf di Facebook!

Oleh: Fany Susan Anggraini Sabtu 19 Nov 2022, 13:32 WIB
Penghina Ibu Negara Iriana Jokowi Mohon Maaf, Warganet: Buat Masalah di Twitter, Minta Maaf di Facebook!

AYOJAKARTA.COM - Sosok penghina Ibu Negara Iriana Jokowi tengah menjadi sorotan publik.

Alih-alih meminta maaf di Twitter, ia justru mengunggah permintaan maafnya melalui sosial media Facebook.

Warganet banyak yang menyindir aksinya tersebut dan menilai bahwa tindakannya tidak tepat karena dia membuat kegaduhan di Twitter, maka seharusnya permintaan maaf juga diunggah di Twitter.

Dikutip AyoJakarta.com dari akun Twitter @kegblgnunfaedh pada Sabtu (19/11/2022), warganet banyak yang menanggapi aksi permintaan maaf tersebut.

Warganet tidak terima dengan tindakan pemilik akun tersebut yang memilih mengunggah permintaan maaf di platform yang berbeda.

Baca Juga: Hina Ibu Negara Indonesia, Permintaan Maaf Kharisma Jati yang Singgung Etika dan Moral Justru Tuai Kecaman

Sebelumnya, akun @KoprofilJati mengunggah di Twitter terkait foto Ibu Iriana Jokowi dengan Istri Presiden Korea Selatan, Kim Keon Hee.

Caption yang disematkan pada unggahan tersebut dinilai bernada hinaan pada istri orang nomor satu di Indonesia itu.

Akibat unggahannya di Twitter, pemilik akun yang belakangan ini diketahui bernama Kharisma Jati mendapatkan banyak hujatan dari warganet.

Baca Juga: Kaesang dan Gibran Disuruh Sabar, Polisi Yang Cari Kharisma Jati @ KoprofilJati Diduga Penghina Iriana Jokowi

Mendapatkan bertubi-tubi kecaman dan hujatan dari warganet, Kharisma Jati akhirnya mengunggah permintaan maafnya melalui akun Facebook.

Permintaan maaf tersebut berisi lima alinea dengan keterangan maksud yang berbeda-beda dalam setiap paragrafnya.

Pada paragraf pertama, Kharisma Jati menuliskan tujuan dari surat permintaan maaf yakni ditujukan untuk Presiden Jokowi, Ibu Negara, dan Keluarga Besar Kepresidenan.

Pada paragraf kedua, dirinya mengutarakan permintaan maaf disertai keterangan tulus tanpa ada unsur paksaan.

Baca Juga: Terungkap Profil Penghina Ibu Negara, Ternyata Pernah Lakukan Hal Serupa Sebelumnya Beberapa Tahun Lalu

Selanjutnya pada paragraf ketiga, dia menuliskan kelapangan dadanya dalam menerima segala hukuman yang akan dilayangkan padanya.

Berikutnya pada paragraf keempat, dirinya mengungkap tulisan yang cukup kontroversial di mana ia tidak meminta maaf sedikitpun pada warganet yang dinilai sebagai pendukung fanatik rezim.

Kemudian pada paragraf kelima, dia menuliskan penutup atas surat permintaan maafnya yang kembali ditegaskan tanpa ada unsur paksaan.

Hal yang menjadi sorotan publik adalah keputusan Kharisma Jati yang lebih memilih mengunggah permintaan maafnya di Facebook daripada Twitter.

Aksi tersebut dinilai tidak sesuai, seharusnya Kharisma Jati mengunggah permintaan maaf di Twitter karena membuat gaduh di Twitter.***

Reporter Fany Susan Anggraini
Editor Fathul Amanah