News

Fakta Baru! Irma Hutabarat Bongkar Skenario Ferdy Sambo: Ada Pesan Briefing Begini

Oleh: Nisrina Harum Lestari Senin 14 Nov 2022, 17:50 WIB
Alasan Kuat Irma Hutabarat Vokal Memperjuangkan Kasus Pembunuhan Brigadir J, Ternyata...

ir

AYOJAKARTA.COM – Persidangan kasus pembunuhan Brigadir J oleh Ferdy Sambo masih berlangsung hingga kini.

Hingga kini, persidangan belum membuahkan keputusan yang akan diterima oleh Ferdy Sambo.

Kini Ferdy Sambo cs masih menjalani proses persidangan yang semakin memanas.

Proses hukum kasus pembunuhan Brigadir J turut dipantau oleh seorang aktivis.

Baca Juga: Satu Keluarga Meninggal di Kalideres Diduga Menganut Paham Apokaliptik, Keyakinan Apa Itu? Simak di Sini!

Aktivis yang turut mengawal kasus pembunuhan Brigadir J tersebut adalah Irma Hutabarat.

Kini, Irma Hutabarat tampaknya mencium fakta baru terkait pembunuhan Brigadir J.

Sejauh ini, dalam persidangan sudah dihadirkan berbagai saksi.

Akan tetapi, para saksi yang dihadirkan tampak lebih membela Ferdy Sambo beserta Putri Candrawati.

Baca Juga: Mengejutkan! Adzan Romer Bongkar Soal Brigadir Yosua Kunjungi Tempat Hiburan Malam, Sebut Holywings dan Brexit

Dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube Uya Kuya TV, Irma Hutabarat yang selama ini memantau persidangan tersebut mengatakan bahwa dirinya tidak heran dengan hal tersebut.

“Itu tidak mengherankan, bukan cenderung membela Ferdy Sambo tetapi pasti membela Fery Sambo,” katanya.

“Mereka masih bekerja di sana, masih menerima gaji dari dia, masih tinggal di rumah dia, jadi bukan hanya relasi kuasa, tapi jelas itu adalah orang bayaran, baik dibayar secara gaji maupun waktu BAP di dikte” sambungnya.

Irma kemudian menjelaskan bahwa mengapa saat BAP ketahuan di dikte karena yang terjadi pada persidangan dan BAP bertolak belakang.

Baca Juga: Terkuak! Kasus Sekeluarga Tewas di Kalideres: Tetangga Melihat Peralatan Bayi Meski Penghuni Semuanya Lansia

“Alasannya waktu di BAP tidak ingat, itu padahal Damanik pernah mengatakan bahwa ada WhatsApp dari para ajudan, termasuk Daden, RR, dan Bharada E yang berisi skrip, nanti kalo ditanya ini jawabnya ini,” jelasnya.

“Of course briefing-an,” imbuhnya.

Irma menyampaikan bahwa diantara mereka ada sebuah briefing hingga jawaban ‘siap’.

Lebih jauh, Irma memaparkan bahwa pertanyaan-pertanyaan yang diajukan kepada para ajudan dan ART rata-rata memiliki jawaban yang serupa.

“Kalo ga ada dalam skrip, saya lupa saya tidak ingat,” paparnya.***

Reporter Nisrina Harum Lestari
Editor Dian Naren