AYOJAKARTA.COM - Hingga saat ini, sosok Putri Candrawathi sejak pertama kali namanya disebut sebagai korban pelecehan seksual masih menjadi misteri.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Mabes Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan menjelaskan tentang peristiwa traumatis yang dialami Putri Candrawathi.
Hal itu ia nyatakan pada 11 Juli 2022 di gedung Humas Mabes Polri, tiga hari setelah terjadinya aksi penembakan di kediaman Putri Candrawathi.
Baca Juga: Terpopuler! Seragam Ferdy Sambo Diurus Sosok Ini hingga Putri Candrawathi Goda Ajudan
Dalam proses investigasi yang dilakukan oleh Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) terhadap kasus penembakan yang menewaskan Brigadir Joshua.
Nama Putri Candrawathi kemudian diperiksa sebagai tersangka pada 26 Agustus 2022 atas dugaan keterlibatan langsung dalam tragedi penembakan tersebut.
Sejak hadir sebagai terdakwa di persidangan, satu demi satu sisi misterius dari istri Ferdy Sambo ini mulai terkelupas dengan jelas.
Berangkat dari pengakuan sejumlah saksi di persidangan, berikut ini deretan fakta tentang Putri Candrawathi yang membuat publik terperanjat.
Fakta pertama, Putri Candrawathi membantah kalau dirinya ikut melakukan penembakan kepada Brigadir Nofriansyah Joshua Hutabarat.
“Untuk Kamaruddin, saya bukanlah penembak ketiga, karena pada saat kejadian saya sedang berada di kamar untuk istirahat,” bantah Putri kepada kuasa hukum Brigadir J.
Hal tersebut ia nyatakan dengan tegas saat di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dalam persidangan tanggal 1 November 2022 lalu.
Putri melakukan sanggahan tersebut karena Kuasa Hukum Brigadir J sudah menyebut bahwa Putri Candrawathi ikut melakukan penembakan.
Fakta kedua yang diungkap Putri Candrawathi di persidangan adalah bahwa dirinya tidak pernah menunjuk Brigadir J sebagai Ajudan Pribadi.
“Joshua menjadi ajudan saya atas perintah suami saya, itu karena ajudan sebelumnya yaitu Bripka Ricky Rizal akan ke Magelang untuk menemani anaknya sekolah,” ujar Putri.
Putri juga menjelaskan bahwa dirinya tidak pernah menghubungi Brigadir J saat ajudannya tersebut dalam status cuti bekerja.
Sementara, menurut pernyataan Reza Hutabarat selaku adik kandung Brigadir J, hubungan antara kakaknya dengan Putri Candrawathi terbilang baik dan intens dalam komunikasi.
Fakta ketiga yang paling mencengangkan sebagaimana sudah dikutip Ayojakarta.com dari halaman instagram @buddykuofficial pada 14 November 2022 adalah:
Dari keterangan yang dikorek oleh Majelis hakim kepada ART Susi diketahui bahwa pada 10 Juli 2022, Putri dan para ajudan masih sempat mengadakan acara makan-makan.
Menurut pengakuan ART Susi, acara tersebut dilakukan dua hari setelah tewasnya Brigadir Joshua akibat tertembus peluru, dalam momentum Idul Adha. ***