News

Terbongkar Kuat Maruf Ternyata Bukan Sekedar Sopir Putri Chadrawathi, Benarkah Ada Hubungan Lebih Intim?

Oleh: Christy Ayu Saputri Rabu 02 Nov 2022, 21:30 WIB
Terbongkar Kuat Maruf Ternyata Bukan Sekedar Sopir Putri Chadrawathi, Benarkah Ada Hubungan Lebih Intim?

AYOJAKARTA.COM-- Susi asisten rumah tangga (ART) Ferdy Sambo jadi perhatian publik, usai kesaksiannya pada Senin (31/10/2022) di PN Jakarta Selatan, dinilai memberikan keterangan yang janggal dan berbelit-belit.

Karena kesaksian nya itu, banyak publik yang menilai bahwa masih ada fakta yang belum terungkap.

Selain itu juga kesaksian dari Susi kemarin semakin menguatkan adanya skenario bohong Ferdy Sambo perihal motif pembunuhan Brigadir J yang sebenarnya.

Baca Juga: Saksikan Fenomena Gerhana Bulan Total 8 November 2022, Simak Dulu Faktanya

Dalam persidangan pada dua hari lalu, dimana Susi dihadirkan sebagai saksi dalam dakwaan terhadap tersangka Bharada E atau Richard Eliezer dipertemukan di hadapan Majelis hakim.

Keterangan Susi yang ungkapkan kemarin dalam sidang, sempat membuat hakim geram karena jawabannya yang bertele-tele dn bahkan terindikasi ada unsur bohong.

Salah satu hal yang membuat hakim merasa heran dengan kesaksian Susi ini adalah terkait peran Kuat Maruf yang kerap kali disebutkan oleh Susi didalam persidangan.

Hakim merasa heran, bagaimana mungkin Kuat Maruf yang hanya sebagai sopir, tapi bisa memerintahkan ajudan Ferdy Sambo.

Baca Juga: Rekor Baru! Taylor Swift Tempati Semua Slot Top 10 Billboard

Bahkan dirinya dinilai sangat berani menyentuh anggota tubuh dari Putri Candrawathi yang tidak lain adalah istri majikannya Ferdy Sambo.

"Kuat ini apa supirkan?," tanya hakim

"Siap," jawab Susi singkat.

"Sopirkan, Kok berani dia memegang tubuh majikanya?, masuk akal gak?," tanya kembali hakim.

"Pegang kakinya," ujar Susi.

Baca Juga: Miris! Begini Kondisi Korban Tragedi Kanjuruhan, Mata Merah Berair Hingga Retak Kepala

"Lah yaa megang kakinya, perkara pegang apa tapi berani megang tubuhnya kan, harusnya kalo dia memegang tubuhnya saudara Putri kemudian memapah ke kasur itu masuk akal, macem kek dokter tanya dulu" ujar hakim.

Tidak hanya sampai disitu, menurut keterangan Susi tidak ada moment seperti apa yang dituduhkan Putri Candrawathi sebelumnya, dimana Almarhum Brigadir J ini menyentuh atau membopong Putri.

"Seinget saya kalo om Yosua itu datang secara tiba-tiba ingin mengangkat ibu, tapi tidak sempat mengangkat karena sama om Kuat dilarang," ujar Susi dalam sidang di PN Jakarta Selatan.

Keterangannya tersebut, diketahui berbeda dengan keteranganya sebelumnya di dalam BAP, yang menyatakan bahwa Yosua Hutabarat sempat memegang atau mengangkat Putri Candrawathi.***

Reporter Christy Ayu Saputri
Editor Vincensia Enggar Larasati