News

Mohon-mohon Minta Lihat Jenazah Kakaknya, Adik Brigadir J Justru Dengar Cibiran Polisi: Udah Belum Sih!

Oleh: Christy Ayu Saputri Senin 31 Okt 2022, 07:55 WIB
Mohon-mohon Minta Lihat Jenazah Kakaknya, Adik Brigadir J Justru Dengar Cibiran Polisi: Udah Belum Sih!

AYOJAKARTA.COM - Mahareza Rizky menangis saat bercerita ketika dirinya tidak diperbolehkan mendekati dan melihat jenazah Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

Dalam sidang terbuka di PN Jakarta Selatan terkait kasus pembunuhan berencana Brigadir J, adik Yosua hadir memberikan keterangan.

Melalui rekaman saat sidang yang dikutip Ayojakarta.com dari Instagram @insta_julid pada Senin (31/10/2022), terlihat adik Yosua duduk memberikan kesaksian ketika dirinya dilarang mendekati sang kakak.

Dirinya bercerita ketika itu tidak boleh mendekati jenazah sang kakak oleh seorang Kombes yang menjaga Brigadir J di RS Polri Kramat Jati.

"Kombes tersebut sempat enggak ngebolehin saya untuk mengangkat pakaian almarhum," ujar Mahareza saat memberikan kesaksian di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan pada Selasa, (25/10/2022) lalu.

Baca Juga: Terkuak! Ini yang Akan Dibuktikan Pengacara Putri Candrawathi di Sidang Lanjutan, Soal Peristiwa di Magelang?

Dalam kesaksiannya, dirinya bahkan sampai memohon-mohon kepada Kombes tersebut untuk diperbolehkan melihat Brigadir J.

"Sampai saya sedikit ngotot, saya bilang izin komandan saya ini adiknya almarhum, masa saya enggak boleh," ujar Mahareza.

Namun justru dijawab oleh Kombes tersebut untuk menunggu saja dan tidak diperbolehkan melihat.

"Udah kamu sini aja, itu lagi masangin, udah kamu tunggu sini. Kamu enggak usah masuk. Tunggu sini aja dulu, sabar," kata Mahareza.

Baca Juga: Jelang Sidang Lanjutan Putri Candrawathi, Pengacara Ungkap Ada Peristiwa di Magelang yang Hilang dari Dakwaan

Atas arahan tersebut, Mahareza pun mau tak mau menuruti dan kemudian ia memutuskan untuk menunggu sampai proses pemasangan pakaian Brigadir J selesai.

Kendati proses pemakaian tersebut selesai, dirinya lagi-lagi tidak diizinkan melihat jenazah Brigadir J.

Bahkan di saat Brigadir J akan dikeluarkan dari ruang autopsi dan dimasukan ke dalam peti dirinya masih juga tidak diizinkan.

"Sampai saatnya mau dikeluarkan dari ruang autopsi, dimasukkan ke dalam peti pun saya enggak dibolehin," katanya.

"Saya hanya bisa melihat abang saya ketika abang saya masuk dalam peti," tambahnya.

Baca Juga: Mahareza Rizky, Adik Brigadir J Ungkap Sang Kakak Suka Lakukan Hal Ini dengan Bharada E Semasa Hidup

Mahareza lalu kembali memohon agar bisa menggendong tubuh jenazah Brigadir J untuk terakhir kali, namun masih tetap ditolak.

"Abang saya mau dipindahkan ke dalam peti pun saya bilang, izin komandan ini abang saya terakhir kali, biarkan saya menggendong dia. Lagi-lagi permintaan adik Yosua ditolak dengan "udah kamu diem aja, biar nanti selesai sendiri," ujarnya.

Pada akhirnya setelah memohon-mohon untuk kesekian kalinya, adik Yosua diizinkan untuk mendekati dan melihat Brigadir J.

Meski begitu Mahareza justru mendengar selentingan miring di belakangnya.

"Saya lihat sebentar, saya berdoa. Saat saya berdoa pun saya masih mendengar ada yang bilang udah belum sih? ada yang bilang seperti itu," ucapnya.

Diketahui bahwa adik Yosua tersebut adalah salah satu dari 12 saksi yang dimintakan oleh Majelis Hakim untuk dihadirkan dalam sidang lanjutan Bharada E atas kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J pada Selasa (25/10/2022).***

Reporter Christy Ayu Saputri
Editor Fathul Amanah