News

Update Kasus Gagal Ginjal pada Anak, 2 Pasien Masih Dirawat di RSUP dr. Sardjito, Yogyakarta

Oleh: Desta Nurwati Siamyah Kamis 27 Okt 2022, 06:37 WIB
Perkembangan kasus gagal ginjal akut pada anak diketahui masih terdapat 2 pasien yang dirawat di RSUP dr. Sardjito, Yogyakarta.

AYOJAKARTA.COM - Perkembangan kasus gagal ginjal akut pada anak di RSUP dr. Sardjito Sleman Yogyakarta menunjukkan 2 pasien masih dirawat.

Sementara dikabarkan 1 pasien meninggal dunia akibat gagal ginjal akut pada anak.

Menurut informasi 4 pasien gagal ginjal akut di RSUP dr. Sardjito lainnya sudah dinyatakan sembuh.

Baca Juga: Terbongkar! Wanita yang Menerobos Istana Merdeka Anggota Kelompok Teroris

Kabarnya sejauh ini keempat pasien tersebut fungsi ginjalnya sudah membaik dan mendekati normal.

Namun seluruh pasien tersebut tetap berada dibawah pengawasan dokter.

"2 pasien lagi masih kami rawat inap dan pasien ini sudah tidak lagi dirawat inap di ruang intensif jadi sudah kami rawat di ruang non intensif," dr. Retno Palupi.

Pihak Rumah Sakit masih mengupayakan penanganan terhadap dua pasien yang masih dirawat.

Baca Juga: 10 Langkah Menjaga Privasi Akun WhatsApp Anda Agar Terhindar Masalah

Sementara itu, diketaui 1 pasien dinyatakan meninggal dunia.

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis pasien dinyatakan meninggal bukan karena gagal ginjal.

Menurut keterangan, pasien yang meninggal tersebut disebabkan karena gangguan kekebalan tubuhnya.

Sejak Januari 2022, RSUP telah menangani 13 pasien diantaranya 6 meninggal dunia karena gagal ginjal.

Baca Juga: Tidak Diperlakukan Istimewa, Nikita Mirzani Ditahan Dalam Sel Kelas II B Serang Bersama 8 Tahanan Lain

Pasien gagal ginjal akut yang meninggal dunia berusia antara 7 bulan hingga 13 tahun.

Rata-rata pasien yang meninggal dunia tersebut disebabkan juga karena mengalami komplikasi.

Menurut informasi, pasien yang meninggal dunia tersebut dilarikan ke RS sudah dalam kondisi gagal ginjal derajat 3.

Sejauh ini masih belum bisa dipastikan apakah penyebab seluruh kasus gagal ginjal akut akibat obat sirup yang dilarang.***

Reporter Desta Nurwati Siamyah
Editor Vincensia Enggar Larasati