AYOJAKARTA.COM - Berapa umur Bumi? Pertanyaan itu mungkin pernah muncul dalam pikiran kita.
Tidak ada catatan pasti tentang pembentukan planet dan berapa umur Bumi.
Para ilmuwan telah melakukan banyak upaya untuk dapat menjelaskan berapa umur Bumi.
Bahkan, mereka bisa menghabiskan ratusan tahun hanya untuk mengetahui umur dari Bumi yang sebenarnya.
Karena itu, tidak ada salahnya mempelajari umur Bumi berdasarkan proses pembentukan ilmiah. Di sini, Anda bisa menemukan informasi bermanfaat terkait hal tersebut.
Para Ilmuwan Masih Bingung Berapa Umur Bumi
Para ilmuwan telah melakukan berbagai upaya selama 400 tahun terakhir untuk menentukan umur bumi yang dihuni makhluk hidup.
Mereka mencoba memprediksi umur Bumi berdasarkan perubahan permukaan laut berapa lama waktu yang dibutuhkan Bumi dan matahari untuk mendingin, menyediakan suhu saat ini, dan salinitas lautan.
Baca Juga: Ramai Bekal Anak, Ini Dia Rekomendasi Botol Unik dan Gemesin Ala Korea, Bunda Wajib Punya!
Dengan kemajuan teknologi, metode ini terbukti tidak dapat diandalkan. Misalnya, naik turunnya lautan terbukti merupakan proses yang selalu berubah, bukan penurunan bertahap.
Selain itu, untuk menghitung umur Bumi, para ilmuwan melihat bebatuan yang menutupi permukaannya. Namun, karena lempeng tektonik terus mengubah kerak bumi, batuan asli didaur ulang, dilebur, dan dibentuk kembali menjadi lapisan batuan baru sejak lama.
Batuan Tertua yang Pernah Ditemukan
Batuan tertua yang ditemukan di Bumi adalah Acasta Gneiss yang berumur 4,03 miliar tahun di dekat Great Slave Lake di barat laut Kanada. Sayangnya, batu yang lebih tua dari 3,5 miliar tahun ditemukan di semua benua.
Greenland memiliki batuan supracrustal Isua yang diperkirakan berumur 3,7 hingga 3,8 miliar tahun, sedangkan batuan di Swaziland berumur 3,4 hingga 3,5 miliar tahun. Australia Barat juga memiliki bebatuan yang berumur antara 3,4 dan 3,6 miliar tahun.
Tidak hanya itu, sekelompok peneliti Australia menemukan butiran mineral tertua di Bumi. Kristal zirkonium silikat kecil berumur 4,3 miliar tahun. Ini menjadikannya batu tertua yang pernah ditemukan di Bumi. Namun, kelemahan dari penemuan ini adalah batuan induknya belum ditemukan.
Menghitung Berapa Umur Bumi
Menurut Bill Bryson, dalam buku Misteri-misteri tentang Ruang dan Waktu (2008:113), dia menghitung umur batuan yang selalu berubah di dalam kerak bumi dan tetangga Bumi, seperti Bulan dan meteorit yang berkunjung.
Baca Juga: Pasca Ngambek dan Tak Diikutkan Melawan Chelsea Sabtu Ini, Ronaldo Sampaikan Pernyataan Begini!
Dengan menghitung umur batuan, Bill menyimpulkan berapa umur Bumi adalah 454 miliar tahun dengan margin kesalahan 50 juta tahun. Untuk lebih memahaminya, pertimbangkan berbagai metode ilmiah yang digunakan para ilmuwan untuk menentukan umur Bumi di bawah ini.***